Berita Palembang

Pemilu 2019 Tinggal 2 Bulan Lagi Pengamat Sebut Masih Sempat Untuk Menarik Simpati Bukan Dengan APK

Meski tinggal dua bulan lagi, masing-masing tim maupun relawan Capres-Cawapres masih berkesempatan melakukan

Pemilu 2019 Tinggal 2 Bulan Lagi Pengamat Sebut Masih Sempat Untuk Menarik Simpati Bukan Dengan APK
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Drs Bagindo Togar Butar Butar 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Meski tinggal dua bulan lagi, masing-masing tim maupun relawan Capres-Cawapres masih berkesempatan melakukan upaya untuk menarik simpatik calon pemilih.

Seperti halnya pendirian posko tim pemenangan atau relawan, termasuk sebaran ragam pernak pernik atribut.

Alat peraga kampanye bukan menjadi tools dan equipments politik yang efektif untuk peningkatan dukungan suara dalam setiap kontestasi pemilihan umum.

Termasuk untuk merebut simpati dukungan pada pilpres yang akan berlangsung pada 17 April mendatang.

4 Cara Diet Ini Sangat Baik Untuk Menyeimbangkan Gula Darah

Minimalisir Peredaran Narkoba, Seluruh Pegawai di Lapas Narkotika Klas II Palembang Dites Urine

Terkendala Anggaran, Bupati Empatlawang Joncik Pastikan Tetap Rencanakan Buka Penerimaan Tenaga PPPK

"Apalagi terkait upaya menaikkan jumlah suara atas salah satu Capres di Sumatera Selatan," ungkap Pengamat sosial politik, Drs Bagindo Togar Butar Butar, Selasa (12/2/2019).

Menurut mantan Ketua IKA Fisip Unsri kondisi juga realitas politik hingga saat ini, berdasarkan hasil beragam survei oleh lembaga jajak pendapat nasional yang kredibel.

Direktur Eksekutif ForDes (Forum Demokrasi Sriwijaya) mengatakan, seperti pilpres tahun 2014, dimana pertarungan kala itu juga antara Jokowi Vs Prabowo, hanya beda figur Cawapres.

Jadi Produsen Karet Terbesar di Indonesia, Satgas Karet Fokus Bergerak di Sumsel

Palembang Kekurangan Pasukan Kuning, Ratusan Ton Sampah tak Terangkut

Jelang Ujian Nasional, SMK Negeri Sumsel Siap Laksana UNBK, Siapkan Komputer 1/3 Dari Jumlah Siswa

Sepertinya terlambat, tidak menjadi bagian refrensi bagi Tim Pemenangan Paslon 01 di daerah ini. Sementara Tim Pemenangan 02 yang rada lumayan. Meski terbatas dengan anggaran yang ada.

"Meski minim anggaran, tenang serta dengan beragam keterbatasan mampu leading di provinsi ini hingga saat ini. Koq bisa ya? Mungkin saja, dikarenakan karena oleh faktor Prabowo dan penguasaan Sosmed effect," ujarnya.

Kemudian yang sangat diminati para pemilih lokal serta ragam kebijakan maupun hasil program pembangunan di Sumsel belum mampu dirasakan massif kemanfaatannya oleh masyarakat.

Palembang Kekurangan Pasukan Kuning, Ratusan Ton Sampah tak Terangkut

Jelang Ujian Nasional, SMK Negeri Sumsel Siap Laksana UNBK, Siapkan Komputer 1/3 Dari Jumlah Siswa

Perihal Tuduhan Pelecehan Yang Dilakukan Oleh Marco Simic, Manajer Persija Beri Penjelasan Begini

"Tetapi Paslon O2 selayaknya jangan lalai dan terlena atas hasil dukungan sekarang. Banyaknya Posko Tim Pemenangan dan Ramainya APK Paslon Presiden 01 berikut Jumlah Parpol yang besar, bisa menjadi Pintu masuk serta trigger politik atas ketertinggalannya," katanya.

Apalagi bila dikemas dengan cara atau teknik komunikasi politik yang sistematis dengan substansi otokritik yang terbuka, arif plus santun,Kondisi politik masih dinamis, bisa saja akan berbalik, paling tidak mengurangi margin kekalahan secara signifikan, dibawah 7 persen yang kelak menguatkan dukungan hasil survei nasional yang masih diungguli Paslon Capres 01.

Untuk itu gerakan politik silahturahim dan serap aspirasi secara intens serta terorganisir masih lebih berpengaruh daripada hanya mengandalkan secara mendadak mendirikan posko dan APK tanpa dihuni oleh para relawan militan serta bertambahnya kepedulian para pemilih. 

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved