Berita Palembang

Penyakit Demam Berdarah Mengintai, Berikut Cara Pencegahan DBD Menurut Kadinkes Palembang

Penyakit Demam Berdarah Mengintai, Berikut Cara Pencegahan DBD Menurut Kadinkes Palembang

Penyakit Demam Berdarah Mengintai, Berikut Cara Pencegahan DBD Menurut Kadinkes Palembang
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr Letizia 

Penyakit Demam Berdarah Mengintai, Berikut Cara Pencegahan DBD Menurut Kadinkes Palembang

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Memasuki musim hujan yang diperkirakan bakal terjadi puncaknya di bulan Maret 2019 mendatang, penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi momok dan ancaman nyata bagi warga kota Palembang.

Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr Letizia mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan tempat tinggal, jangan sampai banyak genangan air yang dibiarkan atau tumpukkan sampah yang merupakan tempat favorit bagi nyamuk.

"DBD ini disebabkan oleh faktor lingkungan ditambah lagi jumlah nyamuk aedes aegypti, pembawa penyakit BDB akan meningkat seiring dengan tingginya curah hujan dan kelembaban cuaca," ungkap Letizia, Rabu (30/1/2019).

Kasus BDB di Pagaralam Meningkat, Paling Banyak di Belakang PU dan Swakarya

Link Live Streaming dan Jadwal Pertandingan Liga Inggris 2018-2019, Liverpool vs Leicester City

SEDANG BERLANGSUNG, Ini Link Live Streaming Online Laga Sriwijaya FC vs Keluarga USU Medan

Pencegahannya dapat dilakukan yakni dengan cara membersihkan tempat penampungan air, menutup rapat tempat serta menyingkirkan atau mendaur ulang tempat-tempat yang berpotensi jadi sarang jentik nyamuk.

Selain itu, untuk penampungan air bisa diberikan bubuk abate yang dibungkus dengan kain atau memasukan ikan tempalo agar menjadi santapan bagi ikan tersebut.

"Sebisa mungkin menghindari gigitan nyamuk terutama di siang hari atau bisa menyemprotkan cairan anti nyamuk ke dalam ruangan serta bisa menggunakan lotion anti nyamuk," kata Letizia.

Kemudian, kata Letizia, upaya lain bisa dilakukan fogging guna membasmi nyamuk aedes aegypti ini di sejumlah wilayah yang masyarakat telah banyak terserang penyakit tersebut dengan berkordinasi pejabat seperti RT, RW hingga Lurah setempat.

"Namun upaya ini juga jangan terlalu sering, lantaran bisa terjadi kekebalan pada nyamuk tersebut apabila telah terbiasa," ujarnya.

Letizia menjelaskan, sejauh ini sudah ada 99 kasus DBD yang dirawat Rumah Sakit selama Bulan Januari 2019.

"Penyakit DBD ini diprediksi akan meningkat beberapa hari kedepan lantaran sekarang masih masuk musim penghujan. Jadi saya imbau masyarakat tetap waspada dan memerhatikan kebersihan lingkungan dari pembiakkan nyamuk," ujarnya.

===

Tonton Video Terbaru di Youtube SripokuTV!
Dont Forget Like, Comment, Subscribe and Share!
Penulis: Reigan Riangga
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved