Berita Palembang
Waspada Disusupi Orang Luar, Pemilik Toko Sudirman Bakal Demo Walikota Pakai Tanda Khusus
Persatuan Pemilik Pengguna Pemakai Ruko Sudirman Palembang bakal melakukan aksi demo ke kantor Walikota Palembang, Senin (21/1/2019).
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Siti Olisa
Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Persatuan Pemilik Pengguna Pemakai Ruko Sudirman Palembang bakal melakukan aksi demo ke kantor Walikota Palembang, Senin (21/1/2019).
Aksi yang digelar tersebut merupakan buntut panjang dari larangan parkir di Jalan Jendral Sudirman Palembang yang hingga kini dinilai merugikan para pedagang.
Ketua Persatuan Pemilik Pengguna Pemakai Ruko Sudirman Palembang, Syahrial Aziz mengatakan dalam aksi tersebut bakal ada sekitar 100 massa yang akan mengikuti aksi damai. Tak hanya para pedagang dan pemilik toko, para juru parkir (jukir) yang turut terkena imbas juga akan turun ke lapangan menyampaikan aspirasi mereka.
• Tak Hanya Macet, Jalan Berlubang & Lampu Jalan Mati Bahayakan Pengendara di Jalan Palembang-Betung
• Berantas Informasi Hoax, Kapolres Lahat Minta Jangan Mudah Kasih Jempol, Sama Dengan Mengakui
• Vizha Cari Istri Wong Palembang
"Nanti para peserta akan memakai tanda khusus berupa tali rapia. Aksi ini murni jeritan suara kami. Tanda itu kita pasang agar mengetahui jika ada orang luar akan menyusupi aksi damai kami," ujarnya, Minggu (20/1/2019).
Syahrial mengatakan, para pedagang nantinya bakal berangkat dari toko masing-masing sekitar pukul 09.00. Tidak seperti masa demo pada umumnya yang berangkat bersama, para massa Sudirman ini nantinya akan berangkat sendiri-sendiri kemudian bertemu di kantor walikota Palembang.
"Kami tidak mau ada orang luar mau menunggangi, ini saja sudah banyak yang ingin ikut demo tapi kami tolak. Karena aksi kami ini damai ingin menyampaikan keluh kesah langsung dengan pak walikota," ungkapnya.
• Kepegok Mucuri Motor, Dua Sahabat Ini Babak Belur Dihajar Massa hingga Diserahkan ke Petugas
• Dorong Partisipasi Masyarakat di Pemilu 2019, KPU Muaraenim Tetapkan 55 Relawan Demokrasi
• Kisah Perut Bayi 4 Bulan Pecah Seusai Disuapi Nasi Utuh oleh Ibunya, Kejam Ternyata Ini Sebabnya
Sebelum menggelar aksi damai, para pedagang juga sudah terlebih dahulu melaporkan nasib mereka ke lembaga pelayanan publik Ombudsman Sumsel.
Dengan diprosesnya laporan tersebut, Syahrial berharap akan ditemukan titik terang terhadap perda larangan parkir tersebut. Sehingga jangan sampai karena aturan itu mereka mengalami kerugian.
"Harapan kita jelas tetap boleh parkir dan ditemukan solusi terbaik. Hari Senin nanti kita juga akan melakukan aksi damai ke kantor walikota dengan membawa 100 pedagang dan pemilik toko Sudirman," katanya.