Berita Palembang

Hadapi Era 4.0, Mata Pelajaran Informatika Berbasis STEAM Jadi Solusi

Mata pelajaran informatika berbasis science, technology, engineering, art, dan mathematich (STEAM) akan segera menjadi mata pelajaran wajib

Hadapi Era 4.0, Mata Pelajaran Informatika Berbasis STEAM Jadi Solusi
SRIPOKU.COM/SITI OLISA
Kegiatan seminar dan workshop yang diikuti oleh ratusan guru dan kepala sekolah di Kota Palembang, Sabtu (19/1/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Siti Olisa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Mata pelajaran informatika berbasis science, technology, engineering, art, dan mathematich (STEAM) akan segera menjadi mata pelajaran wajib di sekolah. Mata pelajaran ini baru saja dilaunching oleh Kemnterian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu.

Pengadaan mata pelajaran ini dinilai penting untuk mempersiapkan generasi di era revolusi industri 4.0.

Untuk memperkenalkan mata pelajaran ini kepada guru dan siswa, pihaknya pun gencar melakukan sosialisasi dan pelatihan.

Bian Murphy, Direktur Utama PT Bianglala Charisma Candrabirawa, untuk mencapai goals (tujuan) dari mata pelajaran ini sosialisasi tidak hanya dilakukan kepada guru saja, tetapi juga dilakukan kepada siswa melalui olimpiade robotik dan koding.

Kegiatan seminar dan workshop yang diikuti oleh ratusan guru dan kepala sekolah di Kota Palembang, Sabtu (19/1/2019)
Kegiatan seminar dan workshop yang diikuti oleh ratusan guru dan kepala sekolah di Kota Palembang, Sabtu (19/1/2019) (SRIPOKU.COM/SITI OLISA)

Beli Pempek di Tempat Ini Bisa Bawa Pulang Tupperware

Kendala Bahan Baku Tak Pengaruhi Target Produksi, PT Tel Bisa Capai Target 450 Ton di 2018

Waspada Disusupi Orang Luar, Pemilik Toko Sudirman Bakal Demo Walikota Pakai Tanda Khusus

"Untuk mendukung program pemerintah ini kami gencar menggelar Indonesia STEAM Week di Indoensia. Kami ingin mendukung program pemerintah di sektor pendidikan termasuk mengenalkan kurikulum baru, STEAM, kepada sekolah-sekolah yang ada di Tanah Air," katanya di sela acara Indonesia STEAM Week 2019 di Palembang, Sabtu (19/1/2019).

Menurut Bian program yang diselenggarakan pihaknya itu bertujuan memasyarakatkan pembelajaran informatika berbasis STEAM kepada para pendidik di seluruh Indonesia. 

"Kami juga memberikan pelatihan konsep program pembelajaran informatika berbasis STEAM. Serta, membantu mempersiapkan program pembelajaran informatika berbasis STEAM dalam kelas," katanya.

Tak Hanya Macet, Jalan Berlubang & Lampu Jalan Mati Bahayakan Pengendara di Jalan Palembang-Betung

Berantas Informasi Hoax, Kapolres Lahat Minta Jangan Mudah Kasih Jempol, Sama Dengan Mengakui

Vizha Cari Istri Wong Palembang

Bian melanjutkan model pembelajaran kolaboratif, mengajak siswa belajar dan bersikap kritis, pemanfaatan teknologi informasi, serta kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.  

Oleh karena itu, dia menambahkan, pihaknya ikut melibatkan berbagai pihak termasuk industri yang juga menaruh perhatian di sektor pendidikan dan teknologi komunikasi, termasuk PT Samsung Electronic Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Siti Olisa
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved