Berita Palembang

Tipu Mularis Rp 3 Miliaran Dengan Modus Ini, Yudi Farola & Oknum PNS Dihukum 3 Tahun 10 Bulan

Sidang lanjutan kasus penipuan terhadap Mularis Djahri kembali disidang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang.

Tipu Mularis Rp 3 Miliaran Dengan Modus Ini, Yudi Farola & Oknum PNS Dihukum 3 Tahun 10 Bulan
SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Sidang putusan pidana terhadap Yudi dan Zaldi di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang, Selasa (15/1). Keduanya divonis tuntutan penjara 3 tahun 10 bulan. 

Laporan wartawan Sripoku.com Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sidang lanjutan kasus penipuan terhadap Mularis Djahri kembali disidang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang.

Diketuai hakim Yohanes Panji SH, memberikan putusan pidana penjara bagi dua terdakwa yakni, Yudi Farola mantan ketua PAN Kota Palembang dan Zaldi Tiar oknum PNS Pemkot Palembang.

Masing-masing terdakwa disidang selama 3 tahun penjara.

Dalam persidangan yang berlangsung kedua terdakwa secara hukum terbukti bersalah dan melanggar pasal 378.

Truk Batubara Kucing-kucingan Melintasi Jalan Nasional. Wakil DPRD Sumsel Minta Jangan Ada Toleransi

Puluhan Warga Lahat Daftarkan Diri Jadi Relawan Demokrasi

Kabar Terbaru Vanessa Angel! Disebut Pengacara Muncikari Dijemput Mobil Kijang Innova Pelat Merah

"Berdasarkan fakta-fakta dan barang bukti serta saksi-saksi yang dihadirkan dipersidangan. Perbuatan terdakwa 1 dan 2 terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 378 Menjatuhkan pidana penjara terhadap kedua terdakwa selama tiga tahub penjara," ujar Hakim Yohanes dalam sidang, Selasa (15/1).

Kedua tersangka hadir mendengarkan putusan majelis hakim. Melalui penasihat hukumnya, kedua terdakwa meminta waktu untuk menimbang putusan.

Sebelumnya, JPU M Purnama Sofyan SH MH, dalam tuntutannya terhadap kedua terdakwa terbukti melakukan tindak pidana penipuan seolah mampu menerbitkan rekomendasi saksi korban Mularis sebagai Calon Walikota Palembang 2018.

Wabah DBD Serang Wong Kito, Kadinkes Kota Palembang Beri Tips Sederhana Cegah DBD

Tanpa Arak-arakan Palembang Kembali Raih Penghargaan Adipura Ke 12

Bupati Pali Sering Ngantor Di Rumah Dinas, Para Tamu Sering Kecele

Perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 378 junto 55 ayat 1 ke -1 KUHP. Menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun dan 10 bulan.

Dalam dakwaan JPU, perbuatan kedua terdakwa bermula kenal dengan saksi korban H. Mularis Djahri Bin Djahri kurang lebih lima tahun yang lalu dimana pada saat itu Terdakwa I Yudi Farola menjabat sebagai ketua partai PAN kota Palembang, sedangkan saksi korban Mularis sebagai calon walikota Palembang tahun 2013 yang lalu.

Dari pertemanan itu kemudian, kedua terdakwa menawarkan dan menjanjikan kepada saksi korban Mularis dapat membantu mendapatkan rekomendasi atau dukungan dari partai Nasdem sehubungan pencalonan saksi korban H. Mularis Djahri selaku Walikota Palembang periode 2018-2023.

Titik Banjir di Palembang Meningkat, Walhi Nilai Ada Alih Fungsi Lahan Pemkot Harus Evaluasi Hal Ini

Modus Disuruh Beli Rokok, Motor Pria di Palembang Ini Dibawa Kabur Teman Sendiri

Terpeleset dan Jatuh Dari Jembatan Gantung, Pria di Tanjung Sakti Lahat Ini Terbawa Arus Sungai

Kemudian setelah mendekati masa pendaftaran calon Walikota Palembang sekitar bulan Januari 2018 barulah saksi korban mengetahui bahwasannya saksi korban tidak didukung oleh partai Nasdem, melainkan partai Nasdem mendukung pasangan calon walikota yang lain, merasa dibohongi oleh terdakwa I Yudi Farola dan Terdakwa II Zaldi Tiar Novri kemudian saksi korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut saksi korban H. Mularis Djahri mengalami kerugian sebesar Rp. 3 miliar 750 juta. 

===

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved