Berita Palembang
Pengguna LRT saat Libur Capai Puluhan Ribu. Waktunya Sosialisasikan LRT ke Generasi Millenial
Saat ini, KAI Divre III Palembang terus mensosialisasikan LRT kepada seluruh lapisan masyarakat kota Palembang.
Penulis: Wahyu Kurniawan | Editor: Siti Olisa
Laporan wartawan SRIPOKU.COM, Wahyu Kurniawan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Libur sekolah yang bersamaan dengan libur Natal dan Tahun baru dimanfaatkan bagi sebagian masyarakat Palembang untuk menjajal transportasi baru, yakni LRT.
Tidak heran, sejak libuar sekolah dimulai beberapa waktu lalu, penumpang LRT terus mengalami peningkatan dibanding hari biasanya.
Berdasarkan data dari PT KAI, penumpang Light Rail Transit (LRT) di hari biasa mencapai 3000 hingga 4000 penumpang.
• Sudah Lama Jadi Target Operasi, Petugas Berhasil Lumpuhkan Spesialis Pencuri Warung Manisan
• DJ Egza, Female Disk Jockey Asal Seberang Ulu Palembang yang Berkarir di Jambi
• Cristiano Ronaldo 7 Kali Selamatkan Muka Juventus Di Liga Italia, Berikut Ini Buktinya
Namun, saat ini pengguna LRT saat libur panjang akhir tahun melonjak besar sekitar 62 persen.
Manager Humas PT. KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan memang benar saat ini jumlah pengguna LRT meningkat apalagi libur akhir tahun, ribuan masyarakat jelas sudah menjadikan LRT sebagai transportasi untuk bekerja.
“Satu hari 6000 penumpang menggunakan LRT saat ini, dan banyak yang sudah naik LRT untuk pergi kantor hingga ke tempat-tempat yang mereka tuju,” jelasnya saat diwawancarai, Kamis (27/12).
• Sepanjang Tahun 2018, Jumlah Perkara Masuk di Pengadilan Negeri Klas IA Palembang Naik Tiga Persen
• Soal Info Johar Lin Eng Diamankan Polda Metro Jaya, Manajer Sriwijaya FC Mengaku Tak Kenal
• Jelang Bertarung Lawan Manny Pacquaio, Petinju Amerika Ini Ditangkap, Tersandung Kasus
Saat ini, KAI Divre III Palembang terus mensosialisasikan LRT kepada seluruh lapisan masyarakat kota Palembang.
Berbagai cara seperti mengajak generasi milenial untuk melihat secara langsung perawatan hingga pengoperasian LRT di Depo LRT yang berada di Jakabaring.
Generasi milenial itu dijelaskan cara merawat kereta ringan itu dengan melihat langsung perawatan.
Yang menggunakan sepur kolongan sebagai fungsi melihat kondisi LRT setelah digunakan mulai dari bawah kereta, atas kereta hingga dalam kereta.
• Soal Info Johar Lin Eng Diamankan Polda Metro Jaya, Manajer Sriwijaya FC Mengaku Tak Kenal
• Jelang Bertarung Lawan Manny Pacquaio, Petinju Amerika Ini Ditangkap, Tersandung Kasus
• Jelang Bertarung Lawan Manny Pacquaio, Petinju Amerika Ini Ditangkap, Tersandung Kasus
“Bukan hanya itu saja mereka juga diajak melihat secara langsung bagaiman pengoperasian jalur LRT,” ujarnya.
Lanjutnya lagi, LRT Sumsel bukan hanya sekedar ramah lingkungan saja tetapi menggunakan beberapa teknologi nomor wahid di dunia dan baru pertama kali digunakan di Indonesia tepatnya Palembang.
“LRT ini menggunakan teknologi nomor satu di dunia dan baru kita memakainya di Indonesia,” ujar Aida.
Sementara itu, Erick salah seorang mahasiswa Kota Palembang mengungkpkan. Kita sebagai masyarakat Palembang harus berbangga dengan adanya LRT dan harus merubah budaya transportasi naik kereta ringan ini.
“Ini kan nyaman, cepat dan dingin harga nya pun murah. Masa kita gak naik LRT,” ujarnya.