Berita OKI

Kesal Jalan yang Dilalui Angkutan Perusahaan Rusak, Warga Tutup Jalan Dengan Cara Diportal

Warga Desa Jermun Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memortal jalan yang menghubungkan Kota

Kesal Jalan yang Dilalui Angkutan Perusahaan Rusak, Warga Tutup Jalan Dengan Cara Diportal
SRIPOKU.COM/MATBODOK
Perwakilan warga melakukan pemortalan badan jalan kecamatan yang kerap kali dilalui kendaraan salah satu perusahaan di wilayah Pampangan yang membuat jalan kabupaten rusak. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Warga Desa Jermun Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memortal jalan yang menghubungkan Kota Kecamatan Pampangan.

Hal ini dilakukan karena warga kesal jalan yang dilalui kendaraan perusahaan mengalami kerusakan.

Penutupan jalan tersebut merupakan puncak kekesalan warga pada aktivitas truk angkutan Crude Palm Oil (CPO) milik salah satu perusahaan yang membuat jalan kabupaten tersebut sulit dilalui oleh kendaraan sepeda motor maupun mobil pribadi karena jalan rusak berat.

Warga Desa Jermun menyesalkan kebijakan manajemen perusahaan sawit tersebut yang hanya ingin mengeruk keuntungan dengan mengabaikan hak masyarakat terhadap infrastruktur jalan yang dibangun Pemerintah kabupaten OKI, kini jalan rusak sulit dilalui.

Bunga Puspita Sari Hilang Selama 3 Hari. Bagi yang Melihat Siklakan Hubungi Nomor Berikut Ini

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Mata Najwa PSSI Bisa Apa Jilid 2 Hadirkan Kapolri Tito Karnavian

Film SAY I LOVE YOU, Terinspirasi Kisah Cinta SMA Selamat Pagi Indonesia yang Penuh Intrik

“Saya sangat kecewa terhadap perusahaan yang tak peduli dengan kebutuhan kami, akses jalan dan selalu menganggap kami masyarakat kecil,” ungkap Salah seorang warga, Selasa (18/12/2018).

“Bayangkan saja ini jalan milik kabupaten yang merupakan hak rakyat, dibangun dengan uang rakyat hancur lebur akibat aktivitas perusahaan,” tutur warga sembari memasang portal dwngan kayu di pertengahan hutan dan perkebunan warga.

Akibatnya, banyak warga yang hendak melintas, baik ke kebun maupun ke kecamatan kesulitan akibat jalan rusak bak kubangan kerbau oleh truk-truk perusahaan.

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Kodam II Sriwijaya siap backup Polda Sumsel

Film SAY I LOVE YOU, Terinspirasi Kisah Cinta SMA Selamat Pagi Indonesia yang Penuh Intrik

Kecamatan Alang Alang Lebar Kembali Menjadi Kecamatan Terbaik 2018

“Kasihan pak warga disini tidak bisa lewat. Kalau seperti ini kan tidak ada manfaat perusahaan untuk warga sekitar,” ungkapnya.

Dalam sehari lanjut warga yang enggan disebutkan namanya ini jalan satu-satu akses warga ke Ibu Kota Kecamatan tersebut dilalui puluhan bahkan ratusan kendaraan yang mengangkut Crude Palm Oil atau CPO milik perusahaan dengan tonase yang cukup besar.

“Harapannya ada tanggungjawab perusahaan kepada masyarakat seperti memperbaiki jalan tersebut karena jalan ini satu-satunya akses warga menuju ibu kota kecamatan untuk membawa hasil panen untuk di jual,” ungkapnya.

Minimalisir Banjir di Palembang, Pasang Box Saluran Air di Jalan Protokol

Minimalisir Banjir di Palembang, Pasang Box Saluran Air di Jalan Protokol

HUT Dharma Wanita Persatuan, Febrita Herman Deru Ajak Ibu-Ibu Tekan Kasus Stunting

Sementara itu, Anggota Jaringan Pendampingi Kinerja Pemerintah (JPKP) Kabupaten OKI, Bastiar menganggap perusahaan tidak peduli lingkungan, hingga mengakibatkan kerugian bagi warga sendiri. Maka itu, warga lakukan pemasanan portal jalan kabupaten.

"Seharusnya pemasangan portal tidak perlu dilakukan, asalkan pihak perusahaan lebih peduli dengan dampak lingkungan," ungkap Bastiar paling tidak lakukan perbaikan atau pengerasan jalan yang dilalui kendaraan perusahaan.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved