Berita Palembang

Percaya Dengan Oknum yang Bisa Meluluskan Adiknya Masuk Bintara Polri, Uang Rp 266 Juta Melayang

Aksi penipuan dengan meloloskan seseorang bisa diterima masuk anggota polisi kembali terjadi di kota Palembang.

Percaya Dengan Oknum yang Bisa Meluluskan Adiknya Masuk Bintara Polri, Uang Rp 266 Juta Melayang
ilustrasi
ilustrasi penipuan 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Aksi penipuan dengan meloloskan seseorang bisa diterima masuk anggota polisi kembali terjadi di kota Palembang.

Kali ini dialami Asroni (36) menjadi korban penipuan dalam penerimaan Bintara Polri.

Setelah uang tunai sebanyak Rp 266 juta yang dikirimkan melalui transfer ATM Bank Sumsel Babel ke rekening DN (40) melayang, sementara janji manis meloloskan adik korban menjadi Polisi hanya tinggal janji belaka, Selasa (20/11).

Baca: Hadapi 3 Laga Tersisa, Esteban Vizcarra Sering Lakukan Ini Dengan Pemain Sriwijaya FC

Dimana terkuaknya kasus ini, saat korban melaporkan pelaku DN (Dina Syafitriani (40) warga Jalan Perunahan Bougenvile Kelurahan 15 Ulu Jakabaring ke Polresta Palembang.

"Kejadiannya memang sudah lama pak.Dia janji dapat meloloskan adik saya masuk polisi. Sebagai syarat kepegurusan, saya harus mengirimkan uang yang totalnya berjumlah Rp 266 juta," katanya.

Lanjutnya, Setelah uang diterima terlapor, ternyata adiknya  tidak lolos.

Baca: Pelaku Pembunuhan Sopir Taksol Jalani Rekontruksi, Akui Injak Korban Sampai Mati

"Saya meminta pertanggung jawabannya dan dia bilang minta waktu untuk mengurus kembali," jelas korban kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.

Hari demi hari, waktu demi waktu berjalan. Pelaku terus saja menghindar dan sepertinya tidak mau bertanggung jawab.

"Sampai sekarang, jika ditanya selalu meminta waktu dan menghindar ketika kami menuntut uang kembali. Takut, terjadi hal yng tidak diinginkan, akhirnya saya putuskan untuk menempuh jalur hukum saja," katanya, berharap ata laporanya pelaku bisa ditangkap.

Baca: Mandi di Sungai Rambang Bersama Teman-Temannya, Pelajar SMA Tewas Terseret Arus

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas, AKP Andi Haryadi masih terus melengkapi berkas perkara korban.

"Laporan korban akan kita tindaklanjuti," ungkap Andi.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved