Berita Palembang

Pengerjaan Jembatan Musi VI, Akhir Tahun Ditarget 80 Persen

Hingga akhir tahun 2018 pengerjaan Mega proyek jembatan Musi VI Palembang ditargetkan bakal mencapai 80 persen pengerjaan.

Pengerjaan Jembatan Musi VI, Akhir Tahun Ditarget 80 Persen
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Progres pembangunan Jembatan Musi VI yang sedang dalam pengerjaan, Selasa (7/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Hingga akhir tahun 2018 pengerjaan Mega proyek jembatan Musi VI Palembang ditargetkan bakal mencapai 80 persen pengerjaan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Fauzi mengungkapkan sampai saat ini pengerjaan jembatan yang digadang-gadang pengurai kemacetan tersebut baru mencapai 72 persen.

Dimana saat ini pengerjaan sedang difokuskan pada pemasangan P2 dan abudmen 1.

Baca: Terjaring Operasi Zebra, Pria Ini Kedapatan Bawa Pisau Lipat & Air Gun

"Saat ini baru 72 persen, kita terus kebut pengerjaannya. Diperkirakan sampai akhir tahun nanti mencapai 80 persen pengerjaan," kata Fauzi, Kamis (8/11/2018).

Ia menjelaskan, untuk lantai jembatan dari pangkal hingga bentang ujung jembatan Musi VI sudah selesai tak ada terkendala berarti. Hanya saja pengerjaan sedang difokuskan di jalan pendekat serta sejumlah Pier lainnya baik di bagian ulu dan ilir.

Baca: Terjaring Operasi Zebra, Pria Ini Kedapatan Bawa Pisau Lipat & Air Gun

"Kalau lantainya sudah selesai semua, sekarang pengerjaan pier dan pemancangan. Pengerjaan pier juga sudah mulai ke jalan Sultan Mansyur dan Faqih Usman," ungkapnya.

Fauzi menambahkan, pengerjaan jembatan Musi VI di Seberang Ulu saat ini sedang mengalami sedikit kendala dikarenakan masih ada beberapa masyarakat di kawasan tersebut yang mengklaim mereka belum mendapatkan uang ganti rugi lahan.

Baca: Ombudsman Membantu Perbaikan Kinerja Layanan Publik

Imbas dari kisruhnya masyarakat yang mengkalim belum mendapatkan ganti rugi membuat pegawai Musi VI tak bisa bekerja selama satu minggu.

"Untuk pengerjaan di ulu kita sedang bermasalah, mereka mengklaim belum dibayar ganti rugi. Padahal menurut kita ganti rugi mereka sudah dibayarkan," katanya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved