Berita Palembang

Terjaring Operasi Zebra, Pria Ini Kedapatan Bawa Pisau Lipat & Air Gun

RZ (51) warga Jalan H Hamzah Kuncit Kelurahan Tuan Kentang, Palembang ini, harus berurusan dengan pihak kepolisian Satuan Lantas Polresta Palembang.

Terjaring Operasi Zebra, Pria Ini Kedapatan Bawa Pisau Lipat & Air Gun
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
RZ (51), saat ditangka unit Satuan Lantas Polresta Palembang, saat operasi Zebra, didapati air gun dan pisau lipat, Kamis (8/11). RZ Tertangkap Ops Zebra Bawa Air Gun dan Pisau Lipat. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- RZ (51) warga Jalan H Hamzah Kuncit Kelurahan Tuan Kentang, Palembang ini, harus berurusan dengan pihak kepolisian Satuan Lantas Polresta Palembang.

Ini Lantaran RZ didapati petugas Satuan Lantas air gun beserta amunisi sebanyak lima amunisi air gun dan satu amunisi organik dan pisau lipat, Kamis (8/4).

Ditangkapnya RZ, berawal dari kecurigaan petugas saat melihat RZ melintas mengunakan motonya bernopol BG 4911 RC di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim I Ulu tepatnya dekat PT ALI Kertapati Palembang.

Baca: Jadwal Live Streaming Pertandingan Mitra Kukar vs Persela Lamongan, Siaran Langsung di Vidio.com

Lalu satuan lantas yang sedang melakukan giat razia Zebra Musi 2018 langsung menghentikan laju motor.

Panik melihat petugas menghentikan motornya, membuat RZ hendak kabur. Namun karena kesigapan petugas laju motor RZ pun bisa dihentikan.

Alhasil ketika diperiksa petugas, didalam tas RZ petuga pun menemukan senpi air gun beserta enam amuniasi, lima amunisi air gun satu amunisi organik dan pisau lipat.

Baca: Link Live Streaming dan Jadwal Pertandingan Persib Bandung vs PSMS Medan, Live di Indosiar

Tak dapat berkilah lagi, RZ pun langsung digiring petugas Lantas ke Polresta Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya.

"Benar ditangkapnya pelaku RZ berawal dari kecurigaan kita saat kita sedang melakukan operasi Zebr dikawasan tersebut," ungkap Kasat Lantas Kompol Arif Harsono, melalui Brigadir Marlendo, anggota yang menangkap
petugas, ketika ditemui.

Marlendo mengatakan, karena curiga saat itu dirinya pun langsung menghentikan lajut motor RZ. Meski sempat ingin kabur, namun RZ pun berhasil ditangkap.

Baca: Jadwal Pertandingan dan Link Live Streaming Madura United vs Bhayangkara FC, Kick off 15.30 WIB

"Nah ketika diperiksa dalam tasnya kita menemukan barang bukti senpi air gun dan beberapa peluru serta pisau lipat. Didapati barang bukti itu RZ langsung kita amankan," katanya.

Atas ulahnya RZ akan dikenakan dikenakan UU darurat No 12. Tahun 1951, dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sedangkan, RZ mengaku membawa ai guna itu hanya untuk jaga-jaga saja.

"Sumpah untuk jaga-jaga saja. Karena zaman sekarang banyak pelaku begal. Sedangkan pisau lipat itu baru saya beli dicinde," ungkap RZ menyesal.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved