Berita Palembang

Siswa SMKN 6 Palembang Upacara tak Pakai Seragam, Ganti dengan Baju Adat

Jika setiap upacara hari Senin diikuti dengan seluruh siswa dan guru dengan seragam lengkap, maka kali ini para siswa memakai baju adat

Siswa SMKN 6 Palembang Upacara tak Pakai Seragam, Ganti dengan Baju Adat
SRIPOKU.COM/YULIANI
Suasana upacara dan lomba SMKN 6 Palembang yang memakai pakaian adat, Senin (29/10/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Suasana SMKN 6 Palembang tampak begitu berbeda dari hari biasanya, Senin (29/10/2018).

Jika setiap upacara hari Senin diikuti dengan seluruh siswa dan guru dengan seragam lengkap, maka kali ini para siswa memakai baju adat dari Sabang sampai Merauke.

Alhasil upacara pun berlangsung dengan konsep berbeda karena anak-anak memakai kostum warna-warni. Apalagi petugas upacara pun ikut memakai kostum adat.

Baca: Menikah di Tokyo, Ini 5 Fakta Pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Harapan Hingga Sosok Suami

Penampilan para siswa ini pun begitu total, dengan make up natural dan rambut ditata sedemikian rupa. Bahkan ada yang rela rambutnya dipasang hiasan kepala khas daerah nusantara meskipun berat.

Ibarat karnaval kostum budaya, mereka memberikan penampilan terbaik agar bisa menyampaikan ciri khas dari daerah yang diusung lewat kostum tersebut.

Meskipun demikian, jalannya upacara tetap berlangsung khidmat. Kepala SMKN 6 Palembang, Bambang Riadi, SPd, M.Pd mengatakan, pihaknya sengaja mengintruksikan siswa untuk memakai pakaian adat dalam upacara kali ini.

Baca: Hasil Pertandingan Sriwijaya FC vs Perseru Serui, Laskar Wong Kito Sukses Hindari Jurang Degradasi

"Kita masih memperingati momen hari Sumpah Pemuda. Makanya kita buat beda dari upacara biasanya," ujarnya yang di saat bersamaan memakai kostum khas Jawa.

Kegiatan ini sendiri muncul karena ingin menumbuhkan rasa nasionalisme dalam diri siswa melalui budaya. Pihak sekolah juga tidak menentukan mau memakai baju adat dari daerah mana, namun siswa harus menunjukkan kearifan lokal melalui kostum yang dikenakan.

Maka itu usai upacara para siswa ini melakukan fashion show di lapangan sekolah. "Mungkin beberapa dari kita ada yang sebagian lupa tentang baju daerah dan filosofinya. Kita ingin dalam kesempatan ini bisa mengingat kembali adat budaya kita terutama kepada siswa," jelasnya.

Selain menggelar fashion show, siswa juga mengikuti lomba mading, pembacaan puisi, story telling dan pengucapan UUD dengan kostum pakaian adat.

"Saat upacara juga ada Pembina dari BNN. Dalam pesannya kita menyisipkan bagaimna kontribusi pemuda terhadap pembangunan Indonesia trutama di era millenial. Tentu saja tidak terkena dampak buruk seperti narkoba," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini di SMKN 6 Palembang empat program keahlian dan merupakan sekolah yang menerima sertifikat LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi). "Sesuai dengan kurikulum yang baru, PK kecantikan kulit dan rambut kita gabung, kalau dulu pisah. Selain itu ada juga PK Jasa Boga, Perhotelan dan Tata Busana," ungkapnya.

Tags
Baju adat
Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved