Berita Pagaralam

Berita Pagaralam: Wakil Walikota Pagaralam Geram Ada Retribusi Ilegal di Areal Villa Milik Pemkot

Pemkot Pagaralam malu jika hal itu ada di villa-vila milik Pemkot Pagaralam. Pasalnya kawasan itu memang kawasan bebas

Berita Pagaralam: Wakil Walikota Pagaralam Geram Ada Retribusi Ilegal di Areal Villa Milik Pemkot
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Wakil Walikota Pagaralam, Muhammad Fadli 

Laporan wartawan Sripoku. com,  Wawan Septiawan

Berita Pagaralam: Wakil Walikota Pagaralam Geram, Ada Retribusi Ilegal di Areal Villa Milik Pemkot

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Wakil Walikota Pagaralam, Muhammad Fadli, geram mendengar ada laporan masyarakat tentang penarikan retribusi dengan alasan uang kebersihan di kawasan Villa milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam.

Hal tersebut membuat malu Pemkot Pagaralam.

Selama ini wisatawan yang masuk ke kawasan hotel untuk berwisata sambil menikmati pemandangan tidak ditarik retribusi apapun.

Namun ada oknum yang memanfaatkan hal itu untuk mendapat keuntungan pribadi.

Baca: Berita Pagaralam: Hasil Survei, Wisatawan Belum Puas Saat Berkunjung ke Pagaralam

Baca: Bak Langit dan Bumi, Terungkap Ternyata Begini Perbedaan Rumah Sule dan Lina Sesudah Bercerai!

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Senin (15/10/2018), Wawako mengaku sempat malu dengan tersiarnya melalui media sosial adanya pungutan yang mengatakan retribusi kebersihan di penginapan atau villa milik Pemkot Kota Pagaralam yang dikelola oleh pihak ketiga yang memang kerap menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat Kota Pagaralam.

"Pemkot Pagaralam malu jika hal itu ada di villa-vila milik Pemkot Pagaralam. Pasalnya kawasan itu memang kawasan bebas untuk seluruh wisatawan," ujarnya.

Dikatakan Wawako, dalam hal ini Dinas Pariwisata harus mencari kenapa hal ini bisa terjadi.

Padahal villa tersebut menurut Wawako tidak ada retribusinya kecuali include dengan retribusi parkir atau masuk seperti daerah-daerah lain.

"Kalau saya nilai ini jelas-jelas ada kesalahan dari pihak ketiga yang memanfaatkan keramaian wisatawan untuk mencari keuntungan lebih," katanya.

Baca: Umur Masih 20 Tahun Aurel Hermansyah Sudah jadi Direktur, Warganet Salut Saat Lihat Video Ini

Baca: Berita Palembang: New Spot Void Oval Palembang Square-PS Mall Jadi Spot Foto Terbaru Wong Kito

Untuk itu Wako menginstruksikan agar Dinas Pariwisata mendata ulang pihak ketiga yang mengelola villa milik Pemkot.

Bahkan pihak ketiga yang mengelola objek wisata, retribusi parkir dan semacamnya seiring akan berkahirnya kontrak pada akhir 2018.

"Kalau mereka tidak bisa bekerja dengan baik dan kerap bikin malu pemerintah dengan retribusi-retribusi tidak jelas, lebih baik diganti saja dengan yang lain," tegasnya.

===

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved