Berita Muaraenim

Berita Muaraenim: Demi Perjuangkan Nasib Mereka, Puluhan Guru Honorer Datangi Kantor DPRD Muaraenim

Puluhan guru honor yang tergabung dalam DPD Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) Muaraenim mendatangi kantor DPRD Kabupaten Muaraenim

Berita Muaraenim: Demi Perjuangkan Nasib Mereka, Puluhan Guru Honorer Datangi Kantor DPRD Muaraenim
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Aksi Damai : Puluhan perwakilan guru honor yang tergabung dalam DPD Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) Muaraenim, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Muaraenim, Senin (8/10). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Berita Muaraenim: Demi Perjuangkan Nasib Mereka, Puluhan Guru Honorer Datangi Kantor DPRD Muaraenim.

Puluhan perwakilan guru honor yang tergabung dalam DPD Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) Muaraenim, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Muaraenim, Senin (8/10/2018).

Dari pengamatan dan informasi yang didapat Sripoku.com di lapangan, sekitar 50 guru honor tingkat SD dan SMP mendatangi kantor DPRD Kabupaten Muaraenim dengan tujuan ingin memperjuangkan nasib mereka yang sudah belasan tahun mengabdi tetapi kurang diperhatikan pemerintah terutama dalam hal pengangkatan CPNS.

Rombongan guru tersebut dipimpin oleh DPD Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) Muaraenim Hafizun Dinata, dan diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muaraenim Nino, Ketua Komisi IV DPRD Muaraenim Mardiansyah dan anggota, Sekretaris Diknas Kabupaten Muaraenim Zainal Abidin, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Ibrahim Ilyas serta puluhan perwakilan guru honor Kabupaten Muaraenim.

Menurut Hafizun salah satu guru honor SD, bahwa inti kedatangan mereka ke DPRD Muaraenim adalah ingin menyampaikan aspirasi dan jeritan hati serta uneg-uneg yang sudah dalam terpendam.

Aksi Damai : Puluhan perwakilan guru honor yang tergabung dalam DPD Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) Muaraenim, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Muaraenim, Senin (8/10).
Aksi Damai : Puluhan perwakilan guru honor yang tergabung dalam DPD Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN) Muaraenim, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Muaraenim, Senin (8/10). (SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI)

Baca: Sriwijaya FC Terancam Denda Rp 100 Juta Jika Merujuk Kasus Persib, Pasca Kunjungan Gubernur Deru

Baca: Harga Minyak Perlahan Naik SKK Migas Optimis Eksplorasi Minyak Meningkat

Dan pihaknya sangat senang sekali, karena baru kali ini, bisa bertemu dan diterima baik oleh DPRD Muaraenim berserta instansi terkait.

"Kami ni dari dusun terpencil pak, jadi susah komunikasi dengan dunia luar karena tidak ada sinyal. Jadi kami senang bisa duduk di DPRD dan bertemu dengan pihak yang berkompeten," ujar Hafizun.

Ditambahkan Ahmadi Guru SDN 18 Air Cekdam Rambang Dangku, bahwa gaji mereka sebesar Rp 225 ribu perbulan dari dana BOS dan beruntung ada bantuan Pemkab Muaraenim Rp 750 ribu perbulan.

Tetapi masih ada yang belum dapat bantuan dari Pemkab Muaraenim hanya dari dan BOS sehingga cuma dapat Rp 225 ribu.

Dengan kondisi tersebut para guru honor kesulitan memenuhi kebutuhan hidup, termasuk kesulitan membiayai sekolah anak-anak mereka.

Para guru honor pun memutar otak agar kebutuhan hidup tersebut bisa terpenuhi, seperti menyadap karet atau bertani dan sebagainya.

===

Baca: Meski Antusias Warga Tinggi, LRT Palembang Belum Tambah Jam Operasional, Ini Penjelasan Pihak PT KAI

Baca: Pengedar dan Pemilik 4.83 Gram Sabu dari Lampung Barat di Ringkus Saat Transaksi di OKU Selatan

Baca: Berita Empatlawang: Sampah Menumpuk di Kawasan Pasar Musi Tebing Tinggi Sering Sebabkan Banjir

Baca: Berita Lahat: Sebanyak 22 SMA Negeri Maupun Swasta di Lahat Menjadi Target Perekaman e-KTP

Baca: Berita Musirawas: Diduga Soal Lahan Parkir, Antar Kelompok di Musirawas Bentrok, 2 Tewas 1 Terluka

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tresia Silviana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help