Berita Palembang

Meski Tidak Ada Persiapan Khusus, Rs Ernaldi Bahar Siap Tampung Caleg yang Stres Karena Kalah

"Namun sejauh ini saya belum pernah mendengar caleg sakit jiwa karena kalah, kalo timses ada tapi itu sudah lama

Meski Tidak Ada Persiapan Khusus, Rs Ernaldi Bahar Siap Tampung Caleg yang Stres Karena Kalah
SRIPOKU.COM/WAHYU KURNIAWAN
Rumah Sakit Ernaldi Bahar yang terus siaga 24 jam, Senin (24/9). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Jelang pemilihan legislatif 2019, Rumah Sakit Ernaldi Bahar (RS Erba) Provinsi Sumatera Selatan di Jl By Pass Alang-alang Lebar siap melayani dan menampung calon legislatif yang mengalami gangguan jiwa akibat gagal nyaleg.

Hal ini diakui oleh Humas RS. Ernaldi Bahar, Iwan Andhyantoro. Menurutnya RS Erba sebagai institusi pelayanan publik harus profesional dan terstandar melayani semua pasien 24 jam.

"Namun sejauh ini saya belum pernah mendengar caleg sakit jiwa karena kalah, kalo timses ada tapi itu sudah lama," Jelasnya saat diwawancarai, Senin (24/9).

Baca: Suporter Persija Tewas, PSSI dan LIB Lakukan Evaluasi. Menanti Sanksi untuk Persib Bandung

Bukan masalah dana yang dihabiskan seberapa banyak caleg untuk mendapatkan kursi, tetapi biasanya sudah ada gejala awal yang membuat para caleg mengalami gangguan jiwa.

"Biasanya sudah ada gejala awal, kalau alasan uang yang dikeluarkan itu hanya seperti paradigma yang berlebihan, contoh gejala awal dari lingkungan, keluarga dan banyak lagi," Ujarnya.

Untuk saat ini RS Erba tidak ada persiapan khusus untuk menampung para caleg gagal yang stres, saat ini rumah sakit yang berklasifikasi A itu memiliki tujuh bangsal yang terdiri dari tiga bangsal pria, dua bangsal wanita, satu bangsal khusus rehabilitasi narkoba dan satu bangsal khusus gaduh gelisah.

Baca: Mata Bengkak Kopi Obatnya, Begini Cara Menggunakannya

"Kita juga memiliki delapan psikiater, dan dokter spesialis non jiwa seperti penyakit dalam, kulit kelamin, syaraf, kebidanan dan terapi-terapi penunjang lainnya," Ujarnya.

Rumah Sakit yang dapat menampung 250 oramg itu kini ada fasilitas program Directyly Observed Treatmenr Short course (DOTs) poli khusus yang memfasilitasi konseling, pemeriksaan dan terapi pada penderita TBC, selain itu juga ada fasilitas Voluntary Consulting Testing (VCT) khusus untuk HIV AIDS.

Baca: Yang Perlu Diingat saat Menjual Rumah Bekas

"Pelayanan rehabilitasi ada untuk narkoba dan pasien jiwa yang telah terseleksi," ujarnya. 

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved