Berita Palembang

Antisipasi Tindak Kriminalitas Para Driver Online di Sumsel akan Pasang Panic Button

Pihaknya berkomitmen untuk menyejahterakan dan mendengarkan keluh kesah yang kerap dialami para driver di Bumi Sriwijaya.

Antisipasi Tindak Kriminalitas Para Driver Online di Sumsel akan Pasang Panic Button
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Para pengurus memberikan keterangan pers sesaat sebelum pelantikan DPD ADO Sumsel di Gedung Serbaguna MAN 3 Palembang, Kamis (30/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tindak kriminalitas yang sering menerpa para driver online hingga menyebabkan hilangnya nyawa menjadi perhatian serius kepengurusan baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel periode 2018-2021.

Ketua DPD ADO Sumsel, Ahmad Harifin mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menyejahterakan dan mendengarkan keluh kesah yang kerap dialami para driver di Bumi Sriwijaya.

Baca: Kebakaran di Kelurahan Kuto Batu Palembang, 12 Rumah Ludes Terbakar

Baca: Timnas U-23 Jepang Vs Korea Selatan, Babak Final Sepak Bola Asian Games 2018, Besok

Maka dari itu ADO Sumsel mewacanakan bakal bekerjasama dengan vendor memasang panic button atau tombol panik untuk melengkapinya para driver roda dua dan empat yang langsung terkoneksi dengan sekretriat ADO.

Apabila terjadi tindak kejahatan dialami, driver tinggal menekan tombol tersebut dan rekan-rekan ADO bakal mendatangi lokasi kejadian yang telah bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menyelesaikan tindak kriminalitas tersebut.

"Kita tahu sendiri banyak driver jadi korban bahkan hingga berujung kematian. Panic button ini salah satu solusinya. ADO Sumsel ke depan berkomitmen kembangkan sistem dan keamanan driver," ujarnya di sela-sela pelantikan DPD ADO Sumsel di Gedung Serbaguna MAN 3 Palembang, Kamis (30/8/2018).

Baca: (Live Streaming) Jadwal Pertandingan Loncat Indah di Asian Games 2018, Tonton Disini

Baca: STNK Mati Lebih dari 2 Tahun, Nomor Kendaraan Akan Langsung Hangus

Ia mengungkapkan, para driver di Sumsel selama ini kerap kali melayangkan keluhkan mereka terhadap perusahaan-perusahaan sering melakukan suspend sepihak, menaikkan target poin dan berbagai kebijakan sepihak lainnya.

"Permasalahan yang dialami para driver sering kali kita dengar, jadi driver silahkan konsultasi ke ADO bakal kita carikan solusinya," ujarnya usai pelantikan DPD ADO Sumsel.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ADO, Christiansen menambahkan pengurus pusat akan mendorong regulasi khusus untuk mengurus transportasi online.

Baca: Jadi Cucu Konglomerat, Dita Soedarjo Bongkar Fakta Kekayaan, dan Beri Alasan Pilih Denny Sumargo

Baca: Begini Isi Surat Edaran Kemenag Terkait Aturan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola

Sebab, saat ini belum ada regulasi jelas menaungi para driver tanpa aturan membuat aplikator terus sewenang-wenang terhadap driver.

Untuk menyambung aspirasi dari 50 ribu driver di Indonesia pihaknya bakal melakukan gerakan secara nasional di 17 DPD ADO di Tanah Air.

"Agar tak ada lagi pembekuan sepihak tanpa konfirmasi maka kita mendorong untuk dibuatkan regulasi agar sistem kerja menguntungkan aplikator dan driver," jelasnya.

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved