Berita Lahat

Tabrakan Beruntun di Jalan Lintas Pagaralam-Empatlawang, Satu Orang Tewas di Lokasi Kejadian

Keinginan orang tua Randi Apriansyah (15) warga Desa Pagardin, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam agar anaknya mampu sekolah tinggi

Tabrakan Beruntun di Jalan Lintas Pagaralam-Empatlawang, Satu Orang Tewas di Lokasi Kejadian
istimewa
Korban Randi tewas di lokasi kejadian usai terlibat lakalantas. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT-- Keinginan orang tua Randi Apriansyah (15) warga Desa Pagardin, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagaralam agar anaknya mampu sekolah tinggi dan menggapai cita cita kandaslah sudah.

Betepa tidak, Randi yang kini masih mengenyam pendidikan di SMA di KotLa Pagaralam, tewas setelah menjadi korban lakalantas yang terjadi, Jumat (4/8/2018) sekira pukul 13.30 WIB di jalan lintas Pagaralam-Empatlawang, tepatnya di Desa Rambai Kaca, Kecamatan Sukamerindu, Kabupaten Lahat.

Peristiwa tragis tersebut sendiri terjadi berawal dari Septiawan (30) warga Desa Muara Payang, Kecamatan Muara Payang, Kabupaten Lahat memacu kendaraan sepeda motor miliknya dengan nomor polisi BG 2589 WP merek Yamaha Vega ZR dengan kecepatan tinggi.

Sesaat, Septiawan hilang kendali dan diduga karena jarak sangat dekat motornya menabrak kendaraan sepeda motor merek Yamaha Vega BG 3637 W yang dikendarai Saproni (28) warga Desa Rambai Kaca, Kecamatan Sukamerindu, Kabupaten Lahat, yang berjalan searah dari Pagaralam menuju Kecamatan Jarai.

Baca: Beredar Pesan Berantai di WhatsApp, Indonesia Very High Seismic Risk. Ini Kata BMKG

Baca: Menteri Pertama Kabinet Jokowi Jadi Tersangka KPK, Idrus Marham Mundur

Usai menabrak Saproni, kendaraan Septiawan terjatuh. Naas, dari belakang melaju Randi Apriansyah (15) berboncengan dengan Aldi (15) teman satu desa Randi dengan menggunakan Yamaha Vixion dengan nopol BG 6899 OD hingga menabrak motor milik Septiawan.

Akibat kejadian tersebut, Saproni mengalami luka robek di tangan, luka lebam di dada kiri, sedangkan Septiawan luka lecet di wajah serta luka lecet di tangan dan kaki. Nahas, Randi Apriansyah tewas di lokasi kejadian setelah mengalami luka serius pada tempurung kepala (pecah, red) meninggal.

Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, SIK melalui Kasat Lantas Polres Lahat AKP Dani Prasetya SIK membenarkan kejadian laka lantas dimaksud. Dijelaskan Dani, untuk Barang Bukti (BB, red) kendraan sudah diamankan di Lantas Polres Lahat.

Kembali Dani mengimbau, kepada pengendara agar lebih berhati-hati lagi dalam memacu kendaraan, hindari sikap ugal-ugalan dalam berkendara.

Diharapkan Dani pada saat olah TKP dan personelnya mencari data di TKP hendaknya bisa dibantu masyarakat yang mengetahui, serta jangan takut untuk memberikan keterangan apabila mengetahui.

"Kembali saya menghimbau, agar pengendara bisa tertib dalam berlalu lintas. Hindari berkendara ugal ugalan, tetap gunakan helm standar SNI dan bawa selalu surat kendaraan bila bepergian. Bagi masyarakat bila melihat kejadian jangan takut bila diminta keterangan dari pihak kepolisian,"imbaunya. (*)

Penulis: Ehdi Amin
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help