Berita Muaraenim

Dapat Remisi, Tujuh Napi Lapas Kelas IIB Muaraenim Langsung Bebas

Sebanyak 526 Napi Lapas Kelas IIB Muaraenim diusulkan untuk mendapat remisi, namun yang disetujui hanya 523 orang.

Dapat Remisi, Tujuh Napi Lapas Kelas IIB Muaraenim Langsung Bebas
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Pj Bupati Muaraenim Teddy Meilwansyah secara simbolis memberikan ucapan selamat kepada warga binaan lapas kelas IIB Muaraenim yang mendapatkan remisi, di Lapas Kelas IIB Muaraenim, Jumat (17/8). 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Sebanyak tujuah orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaraenim mendapatkan remisi bebas murni pada HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Lapas Kelas IIB Muaraenim, Jumat (17/8/2018).

Menurut Kepala Lapas Kelas II Muaraenim Rudik Herminanto, untuk remisi umum jumlah Napi yang kita usulkan sebanyak 526 orang, namun yang disetujui 523 orang.

Untuk remisi umum 2018 berdasarkan besaran perolehan yaitu satu bulan berjumlah 146 orang, dua bulan 98 orang, tiga bulan 207 orang, empat bulan 36 orang, lima bulan 29 orang, dan enam bulan tujuh orang.

Remisi Umum II yang bebas murni tujuh orang, sedangkan yang bebas tetapi menjalani hukuman subsidair delapan orang.

Dikatakan Rudik, untuk jumlah tahanan dan narapidana pertanggal 17 Agustus 2018 yakni
tahanan kepolisian (AI) sebanyak 126 orang, tahanan kejaksaan (AII) 61 orang, tahanan pengadilan (AIII) 202 orang, tahanan tingkat banding (IV) 17 orang, tahanan tingkat kasasi (AV) enam orang sehingga total jumlah tahanan sebanyak 412 orang.

Sedangkan Narapidana B.I sebanyak 694 orang, narapidana B.IIA 13 orang, narapidana B.IIB kosong, narapidana B.III ada 10 orang, sehingga total narapidana sebanyak 717 orang.

Untuk total isi Lapas Kelas IIB Muaraenim sebanyak 1.129 orang. Untuk jumlah WBP anak 27 orang dan jumlah WBP wanita 43 orang.

Adapun remisi yang diberikan, lanjut Rudik, berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dan Remisi. Di dalamnya mengatur tentang Hak Napi, Pembinaan dan Remisi yang diberikan pada napi.

Untuk remisi dibagi dua yakni Remisi Umum dan Remisi Khusus Keagamaan. Sedangkan untuk remisi diberikan sesuai dengan masa tahanan dan aturan yang berlaku. Sebab dalam pemberian rimisi, salah satu syaratnya adalah Napi harus berkelakuan baik didalam Lapas.

"Semua hak mereka pasti kita berikan dilapas kita ini, asal sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku," ujarnya.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved