Berita Palembang

Lambat Ambilkan Handuk, Yusna Dianiaya Suami Sirinya

Malang dialaminya seorang ibu rumah (IRT) ini. Ia yakni Yusna (35), warga Komp Top Amin Mulya Blok F Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring

Lambat Ambilkan Handuk, Yusna Dianiaya Suami Sirinya
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Yusna (35), ketika mendatangi Polresta Palembang, guna melaporkan kejadian penganiyaan yang dialaminya, Jumat (10/8/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Malang dialaminya seorang ibu rumah (IRT) ini. Ia yakni Yusna (35), warga Komp Top Amin Mulya Blok F Kelurahan 15 Ulu Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Lantaran sudah dianiaya suaminya membuat Yusna pun melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polresta
Palembang.

Kepada petugas piket pengaduan, Yusna menuturkan kejadian yang dialaminya terjadi pada Jumat (10/8/2018), sekitar pukul 06.00, pagi, di rumahnya.

Dimana saat itu terlapor Suganda (37), meminta ambilkan handuk. Namun karena korban lambat mengambil handuk tersebut, membuat keduanya pun cek cok mulut.

"Pasal sepele pak, hanya karena itu. Terjadilah cek-cok pun dan akhirnya terjadi penganiyaan, yang dilakukannya kepada saya," ungkap korban kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Setelah terjadi cek-cok mulut, lanjut korban, suaminya yang bestatus nikah siri denganya, langsung memukuli korban dengan tangan kosong.

Baca:

Memori HP Penuh Karena Whatsapp, Ini Cara Mudah Mengatur Penyimpanan Gadget Agar Jadi Ringan

Umur Panjang dan Hidup Akan Selalu Bahagia Jika Kita Lakukan 5 Kebiasaan Ini

"Awalnya saya didorong pak, lalu jatuh. Dan kemudia saya dipukuli dengan tangan kosong, hingga dia puas," katanya. Akibat kejadian tersebut, korban pun mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya dan membuat mata korban pun memerah dan bengkak," dengan adanya laporan saya, saya berharap pelaku ditangkap pak. Saya sudah tidak terima dengan kelakukannya. Kejadian ini pun sering saya alami," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban," Laporan sudah kita terima, dan segera ditindaklanjuti oleh
unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polresta Palembang," ungkapnya. (diw)

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved