Berita OKI

Minimnya Sarana dan Prasarana, Aktivitas BNNK OKI Terbatas

Minimnya fasilitas yang ada, membuat pergerakan BNNK OKI terbatas sementara kondisi wilayah sangat luas.

Minimnya Sarana dan Prasarana, Aktivitas  BNNK OKI Terbatas
bangsaonline.com
logo bnn 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Keterbatasan dan minimnya fasilitas yang dimiliki Badan Narkotika Nasional BNN Kabupaten (BNNK) Ogan Komering Ilir (OKI), membuat pergerakan badan tersebut terbatas.

Kondisi yang ada dan luasnya wilayah, membuat pihak BNN kesulitan melakukan penyuluhan narkoba hingga ke pelosok desa.

Kepala BNNK OKI, H Ahmad SSos melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, H Zakaria SSos MSi mengaku, cukup banyak hal yang kurang di BNN Kabupaten OKI, termasuk tenaga penyuluh.

"Untuk saat ini, penyuluh yang ada di OKI baru beberapa orang saja. Sedangkan sesuai edaran Kemendagri No 21 Tahun 2013, fasilitas itu disiapkan dari departemen dan pemerintah daerah, termasuk pengantaran residen bagi pecandu penyalahgunaan narkoba ke Balai Rehabilitasi,” kata Zakaria, Rabu (1/8).

Saat ini, pihaknya tengah melakukan upaya-upaya agar pemerintah bersedia ataupun menyiapkan anggaran untuk membantu BNN di Kabupaten OKI.

Untuk penyuluhan, kini pihaknya hanya melakukan penyuluhan di seputaran Kecamatan Kota Kayuagung dan sekitarnya atau yang terjangkau oleh instansi saja.

“Kegiatan ini juga tak bisa hanya dilakukan BNN saja, tapi perlu dukungan semua stakeholder. Termasuk penyediaan alat tes urin yang saat ini belum ada,” ujar Zakaria.

Dirinya mengharapkan, dengan banyaknya penyuluhan secara langsung ke pelosok-pelosok dapat membantu pencegahan peredaran narkoba di Bumi Bende Seguguk.

“Karena ini tindakan yang cukup efektif dalam mengantisipasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN),” jelasnya seraya mengharapkan ke depan ada tambahan bantuan fasilitas untuk mendukung kegiatan pencegahan narkoba di OKI.

Walaupun serba keterbatasan, namun BNN OKI tetap berupaya maksimal dalam meminimalisir penyalahgunaan Narkoba, yakni dengan sosialisasi dan membagikan stiker anti Narkotika bagi pengendara dan pengguna jalan, aksi ini dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2018.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved