Berita Palembang

Wujudkan Predikat Sekolah Sehat Nasional 2018, Begini yang Dilakukan SMAN 3 Palembang

Upaya untuk mewujudkan predikat sekolah sehat nasional tahun 2018 terus dilakukan setiap sekolah.

Wujudkan Predikat Sekolah Sehat Nasional 2018, Begini yang Dilakukan SMAN 3 Palembang
SRIPOKU.COM/YULIANI
Tim juri Sekolah Sehat Nasional saat memberikan sosialisasi terkait penaian di SMA Negeri 3 Palembang, Senin (23/7/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Upaya untuk mewujudkan predikat sekolah sehat nasional tahun 2018 terus dilakukan setiap sekolah.

Baik dari segi sarana dan prasarana maupun peningkatan SDM di sekolah.

Kali ini, SMAN 3 Palembang menjadi satu-satunya sekolah di Sumsel yang terpilih masuk dalam penilaian tim nasional.

Kepala SMA Negeri 3 Palembang, Dra Hj Purwiastuti Kusumastiwi MM mengatakan, dalam dua bulan terakhir pihaknya melakukan upaya akselerasi kelengkapan sarana dan prasarana dan pendukung lain.

"Bahkan kita sudah ada tanaman hidroponik dan sudah kerjaama dengan hotel sebagai salah satu andalan. Saya pikir ini menjadi salah satu penilaiannya," ujarnya disela acara sosialisasi tim juri Sekolah Sehat Nasional di SMA Negeri 3 Palembang, Senin (23/7/2018).

Lanjutnya, beberapa hal yang juga menjadi point yakni inisiatif siswa dengan kreativitas membuat jus dengan nama smoothis.

Jus ini dibuat dengan mengedepankan kesehatan yakni terbuat dari pisang, lemon dan pacau atau semacam sawi sendok.

"Mulai dari lingkungan sampai makanan yang dikonsumsi pun harus masuk kategori sehat," terangnya.

Sementara itu, ketua Tim Juri Sekolah Sehat Nasional Agus Suhariyanto mengatakan kali ini pihaknya terus melakukan sosialisasi dan penilaian sekolah sehat nasional 2018.

"Jika tahun lalu sekolah sehat juara 1 dari SMA Negeri 1 Palembang, tahun ini silahkan berkompetisi. Berbagai point sudah disampaikan dan sesuai indikatorlah yang kita nilai," terangnya.

Lanjutnya, pada Lomba Sekolah Sehat Nasional 2018 kali ini terdiri dari dua kategori yakni Best Performance dan Best Achevmance dan berasal dari 50 kabupaten, 26 kota dan 25 provinsi.

"Jadi tahun ini ada 96 sekolah terdiru dari 23 TK, 24 SD, 25 SMP dan 24 SMA dengan melibatkan berbagai elemen juru baik dari Kemendag, Kemenkes dan juga Kemendik," jelasnya.

Menurutnya mengenai penilaian ada beberapa point yang dinilai, termasuk sarana dan prasarana, SDM sekolah dan juga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) siswa.

"Tahapan sudah berjalan dan penganugrahan pemenang sekitar bulan September," jelasnya.

 

Baca: HUT Bhakti Adhyaksa ke 58, Ini yang Akan Dilakukan Kejari Lahat Untuk Penegakan Hukum

Baca: Ungkapan Benada Tinggi Alex Noerdin Saat Tinjau Kerusakan Kursi GSJ

Baca: Ketika Anak Bertanya Tentang Penyakitnya, Perlukah Orangtua Menjawabnya? Begini Penjelasannya

Baca: Komisi I DPRD Sumsel Bertandang ke Pemkab Muaraenim, Ternyata Ini yang Dilakukannya

Baca: Jadi Saksi Ketangguhan, 20 Media Massa Test Drive All New Ertiga Palembang-Pagaralam

Baca: Jadi Saksi Ketangguhan, 20 Media Massa Test Drive All New Ertiga Palembang-Pagaralam

Baca: Musim Kemarau Rentan Terkena Virus Flu, Berikut Upaya Pencegahannya Menurut Dokter Kurnia Gani

Baca: Setia Mendampingi Mesut Oezil, Sosok Wanita Ini Sebut Aku Selalu Bangga Padamu Cintaku

Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help