Berita Lubuklinggau

Diduga Dendam Lama, Penjual Mie Ayam di Lubuklinggau Ini Habisi "Ujang Poteh"

Putonaki alias Ujang Poteh, warga Jalan Kebun Sari RT.04 No.7 Kelurahan Lubuk Aman Kecamatan Lubuklinggau Barat Kota Lubuklinggau

Diduga Dendam Lama, Penjual Mie Ayam di Lubuklinggau Ini Habisi
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka Jumedi (dua dari kiri) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU-- Putonaki alias Ujang Poteh, warga Jalan Kebun Sari RT.04 No.7 Kelurahan Lubuk Aman Kecamatan Lubuklinggau Barat Kota Lubuklinggau, tewas dengan 11 lobang tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya, pada Minggu (22/7/2018) sekitar pukul 19.30 malam.

Ujang Poteh, seorang yang cukup disegani dan biasa mengelola lapak pedagang dan parkiran itu tewas ditikam oleh Jumedi (25), penjual mie ayam di kawasan Gedung Subkoss Kota Lubuklinggau.

Peristiwa bermula ketika Jumedi, yang merupakan warga Jalan Pelita Jaya RT.07 Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklinggau Barat Kota Lubuklinggau itu, bertemu dengan Ujang Poteh, disamping belakang Gedung Subkoss Garuda, pada Minggu (22/7/2018) sekitar pukul 17.00 petang.

Ketika bertemu, Jumedi langsung menusuk secara membabi buta ke arah tubuh Ujang Poteh dengan senjata tajam di tangannya.

Baca:

BREAKING NEWS : Sejumlah Ruko Terbakar di Kawasan SP Plaza Batam

Pendaftaran CPNS 2018 - Pengumuman BKN tentang sscn.bkn.go.id dan Tes Wawasan Kebangsaan, Cek Disini

Setelah itu, Jumedi melarikan diri ke arah Taman Makam Pahlawan (TMP) Patria Bukit Sulap.
Sementara Ujang Poteh, dengan tubuh bersimbah darah kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau, tak jauh dari lokasi kejadian.

Namun nahas, diduga kehabisan darah akibat luka di beberapa bagian tubuhnya, Ujang Poteh menghembuskan nafas terakhir di RS AR Bunda, sekitar pukul 19.30.

Ia tewas dengan 11 lobang tusukan di bagian tubuhnya. Antara lain, di bagian dada, punggung belakang dan di bagian lengannya.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu M, pada Senin (23/7/2018) dini hari mengungkapkan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat terkait peristiwa tersebut, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu melakukan pengejaran terhadap tersangka pelaku. Dan sekitar pukul 21.00 atau beberapa jam setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan dengan cara menyerahkan diri ke Polsek Lubuklinggau Barat.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polres Lubuklinggau untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, motif yang melatarbelakangi kejadian ini adalah dendam. Dimana pelaku merasa dendam terhadap korban. Karena sebelumnya, pelaku pernah ditusuk oleh anak buah korban," ungkap AKP Wahyu M, Senin (23/7/2018). (*)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help