Berita Palembang

Butuh Uang Beli Seragam Sekolah Anak, Pria di Palembang Ini Nekat Mencuri

Mengaku nekat melakukan aksi pencurian Handphone merek Oppo type A71 dan uang Rp 1,5 juta, di rumah korban M Majen Saputra (28)

Butuh Uang Beli Seragam Sekolah Anak, Pria di Palembang Ini Nekat Mencuri
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Arbain (48), ketika diamankan unit Pidum Polresta Palembang, lantaran melakukan aksi pencurian. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Mengaku nekat melakukan aksi pencurian Handphone merek Oppo type A71 dan uang Rp 1,5 juta, di rumah korban M Majen Saputra (28), warga Jalan Datuk M Akib Lorong Buntu Kelurahan 23
Ilir Kecamatan IB I, Palembang, lantaran untuk membeli baju anak sekolah.

Namun, aksi Arbain (48), warga Jalan M Akib Kelurahan 32 Ilir Palembang ini malah mengantarkan ke dalam penjara Polresta Palembang.

Setelah dirinya dilaporkan korbannya ke Polresta Palembang, Sabtu (21/7/2018), dan diringkus oleh petugas Pidum (Pinana Umum), pimpinan Kanit Pidum, Iptu Tohirin, Sabtu (21/7/2018), sekitar pukul 17.00.

Arbain pun terpaksa dilumpuhkan oleh petugas dengan timah panas di kaki sebelah kirinya. Lantaran saat diamankan pelaku mencoba kabur dan melawan petugas.

"Ya jadi setelah kita menerima laporan korban. Kita langsung menindaklanjuti laporan tersebut," Ungkap Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin, Minggu (22/7/2018).

Baca:

4 Suporter Diamankan, Diduga Buat Onar & Lakukan Pengerusakan Saat Laga SFC vs Arema FC!

Tahu Putri Denada Sakit, Sarwendah Ajak Sang Mama Jenguk Shakira di Singapura, Lihat yang Dibawa

Selain mengamankan pelaku, lanjutnya pihaknya juga mengamankan barang bukti, yakni Handphone korban merek Oppo dan sejumlah uang hasil curian pelaku,

"Kita terpaksa berikan tindakan tegas. Karena hendak kabur dan melawan petugas saat ditangkap. Atas ulahnya, pelaku akan dijerat pasal 365 KHUP, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," tegas Tohirin.

Sedangkan Arbain ketika ditemui di ruang pidum, mengaku nekat melakukan aksi ini lantaran terdesak, untuk membeli pakaian sekolah anak.

 "Jujur pak saya bekerja bangunan. Namun sudah sebulan ini saya tidak bekerja. Jadi saya butuh uang untuk membeli baju sekolah anak saya," Akunya.

Sambung Arbain, saat melakukan aksi pencurian itu dirinya sendirian. Awalnya ia tak ada niat dan berjalan kaki tak tahu tujuan.

Lalu melihat pintu rumah korban terbuka, ia pun memasuki rumah korban. "Awal tidak ada niat pak saya ingin mencuri. Nah melihat pintu terbuka, saya langsung masuk. Dan mengambil hp dan dompet yang saat itu ada di
ruang tengah," kata menyesal. (diw)

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved