Berita Palembang

4 Suporter Diamankan, Diduga Buat Onar & Lakukan Pengerusakan Saat Laga SFC vs Arema FC!

Lantaran diduga membuat onar dan melakukan aksi pengerusakan di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), usai Laga Sriwijaya FC (SFC) VS Arema

4 Suporter Diamankan, Diduga Buat Onar & Lakukan Pengerusakan Saat Laga SFC vs Arema FC!
SRIPOKU.COM/ANDIKA WIJAYA
Empat pelaku diduga supoter yang membuat onar dan melakukan pengerusakan, saat laga SFC dan Arema FC, di GSJ diamankan petugas Polresta Palembang, kemarin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Lantaran diduga membuat onar dan melakukan aksi pengerusakan di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), usai Laga Sriwijaya FC (SFC) VS Arema FC yang berlangsung, Sabtu (21/72018) kini 4 orang diduga supoter SFC diamankan petugas gabungan Polresta Palembang, kemarin.

Keempat Suporter itu yakni, FK (17) warga Jalan Kelurahan Talang Putri Plaju, PR (16) warga jalan Di Panjaitan Plaju. Kedua supoter duduk di sebelah suporter arema FC, didapati petugas merusak kursi dengan cara ditendang dan dilempar ke lapangan.

Sedangkan, ND (17) warga Kelurahan 15 Ulu Kecamatan SU I, duduk di tribun utara diduga ikut dalam aksi tawuran.

Dan RS (15), warga 3 Ilir Kecamatan IT II, duduk di tribun Timur diamankan petugas lantaran membawa kembang api dan menghidupkannya.

Ketika ditemui di ruang Pidum, FK dan PR mengaku nekat melakukan pengerusakan kursi lantaran kesal karena klub sepak bolanya SFC, kalah 3-0 lawan Arema FC.

Sriwijaya FC VS Arema VC, 21 Juli 2018
Sriwijaya FC VS Arema VC, 21 Juli 2018 (SRIPOKU.COM/ANTON)

Baca:

Diduga Kerja Sama dengan Anak Presiden, Ini Tanggapan Hotman Paris, Hingga Bongkar Jumlah Ruko

Sebulan Hijrah Nikita Mirzani Bicara Lepas Hijab, Biarkan Saya Menikmati Proses Ini Reaksi Netizen

"Jujur pak saya kesal karena SFC kalah. Dan bukan kami saja yang merusak kursi saat itu. Tetapi banyak kok supoter yang merusaknya," Ungkap FK dan PR dengan kepala tertunduk yang mengaku nonton laga itu beli tiket Rp 40 ribu.

Sedangkan RS, mengaku sudah membawa petasan memang dari rumah, "Saya membawa petasan memang dari rumah pak. Untuk happy saja. Tetapi tidak untuk membuat rusuh saat pertandingan," Katanya.

Hal senada diungkap ND, dirinya tidak membuat rusuh. "Saat itu, saya lari lantaran saya dikeroyok. Eh malah saya diamankan petugas," akunya.

Sementara, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui Kabag Ops Kompol Maruly Pardede membenarkan pihaknya mengamankan 4 orang pelaku diduga Suporter yang membuat onar dan
melakukan pengerusakan saat laga SFC dan Arema FC.

"Ya benar, keempat pelaku sudah diamankan, dan hingga kini masih diperiksa, untuk dilakukan pengembangan," ungkapnya Singkat.

Terpisah, diketahui pihak pengelola Stadion GSJ, sudah melaporkan kejadian pengerusakan ini di Polresta Palembang.

Namun ketika awak media ingin mengkonfirmasi kejadian ini, pihak pengelola pun enggan memberikan statment.

Berikut siaran langsung keempat pelaku yang diduga melakukan aksi pengerusakan di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), usai Laga Sriwijaya FC (SFC) VS Arema FC, Sabtu (21/72018)

(diw)

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved