Berita Palembang

Suami-Istri Calon Jemaah Haji Asal OKU Timur Ini Ditunda Berangkat, Hal Ini Penyebabnya!

Calon Jemaah Haji (CJH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang pertama embarkasi Palembang sudah meninggalkan tanah air

Suami-Istri Calon Jemaah Haji Asal OKU Timur Ini Ditunda Berangkat, Hal Ini Penyebabnya!
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Calon Jemaah Haji embarkasi Palembang kloter pertama OKU Timur dan Lubuklinggau berada di Asrama Haji Palembang, Rabu (18/7/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Calon Jemaah Haji (CJH)  yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter)  pertama embarkasi Palembang sudah meninggalkan tanah air,  Rabu (18/7/2018) dini hari. 

Dalam rombongan ada dua jemaah yang ditunda berangkat karena sakit yakni Siti Muthmainnah dan suaminya  Slamet.

"Ada dua jemaah yang ditunda berangkat satu jemaah sakit,  dan satunya lagi karena mendampingi istrinya yang sakit, " kata Kantor Kesehatan Pelabuhan Palembang dr Amelia.

Total jemaah yang berangkat di kloter pertama yang berasal dari Lubuklinggau dan OKU Timur ini berjumlah 447 jemaah.  

Ketua PPIH Embarkasi Palembang HM. Alfajri Zabidi ditemui usai acara pelepasan di Aula Asrama Haji tadi malam menjelaskan, pada proses penerimaan jamaah kloter 1 kemarin, sebenarnya ada 449 jamaah yang masuk asrama haji.

Namun setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, akhirnya dua jamaah terpaksa ditunda keberangkatannya.

Baca:

Peristiwa Berdarah di OKUS, Kalap Ditantang Anak Kandung Berkelahi, AR Habisi Nyawa sang Anak

Menolak Tua! 6 Artis Cantik Ini Baby Face Banget, No 5 Kepala Tiga Masih Perankan Anak SMA

“Mereka yang ditunda adalah Siti Mutmainah  karena sakit dan muhrimnya Slamet Rifai dari OKU Timur. Kita berharap kondisinya membaik sehingga bisa diberangkatkan bersama kloter berikutnya,” tutur Fajri.

Pada kesempatan itu, Fajri juga menjelaskan bahwa di kloter 1 cukup banyak jamaah yang masuk kategori resiko tinggi (Risti), yaitu 347 orang.

Rinciannya, 29 Risti Usia, 181 Risti Penyakit, dan 137 Risti Penyakit plus Usia. Dia berharap, hal itu bisa menjadi perhatian serius para petugas kloter.

“Dengan kerja keras para petugas dan kekompakan jamaah, insya Allah proses perjalanan ibadah haji akan berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Sumsel Dr. H. Akhmad Najib saat mewakili Gubernur melepas jamaah kloter 1 berpesan agar para jamaah bisa menjaga keikhlasan dalam menjalankan ibadah haji.

Harapannya, mereka kembali ke Tanah Air dengan menyandang predikat haji mabrur. (*) 

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help