Berita Banyuasin

Dapat Uang Hasil Bobol Rumah Kosong, Pria Ini Ngaku Wakaf ke 3 Masjid, Begini Nasibnya Sekarang

Browi merupakan kawanan pelaku aksi bobol rumah warga di Desa Sungai Dua Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Rabu (13/6).

Dapat Uang Hasil Bobol Rumah Kosong, Pria Ini Ngaku Wakaf ke 3 Masjid, Begini Nasibnya Sekarang
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Sumbrowi alias Browi (39) yang keok ditembak bersama dua tersangka lainnya ketika digiring petugas usai rilis perkara di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Jumat (6/7/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Lantaran baru pertama kalinya melakukan aksi bobol rumah, Sumbrowi alias Browi (39), mengakui uang dari hasil bobol rumah diwakafnya ke masjid.

"Sumpah, uang itu (hasil bobol rumah) saya wakafkan ke masjid. Saya dapat bagian Rp4,2 juta, tapi Rp3 juta saya wakafkan ke masjid. Ada tiga masjid yang saya datangi, setiap masjid saya beri wakaf Rp1 juta," ujar Browi, ketika rilis perkara di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Jumat (6/7/2018).

Diakui Browi yang kesehariannya bekerja sebagai petani sawah ini, sedangkan uang sisa sebesar Rp1,2 juta digunakannya untuk keperluan sehari-hari.

"Saya bingung karena baru pertama kali bobol rumah dan dapat uang, jadi saya wakafkan ke masjid. Sisa uangnya saya habiskan sendiri dan sama sekali tidak saya berikan kepada istri dan anak, karena uang itu bukan uang halal," ujar Browi.

Browi merupakan kawanan pelaku aksi bobol rumah warga di Desa Sungai Dua Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Rabu (13/6).

Browi bersama tiga pelaku lainnya, membobol rumah yang pada saat itu sedang kosong.

Dari hasil aksi bobolnya sesuai laporan korban, kawanan ini menggasak uang tunai sebesar Rp50 juta dari dalam rumah.

Tersangka Browi dibekuk petugas Unit 3 Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel di Desa Sungai Dua, Rabu (4/7).

Browi terpaksa ditembak pada kaki kanannya, lantaran berusaha kabur dari petugas. Selain Browi, petugas membekuk dua pelaku lainnya yang ternyata masih di bawah umur. Keduanya yakni Hengki (17) dan Diki (15).

Sementara satu pelaku lainnya yakni AR, belum tertangkap dan masih dalam pengejaran petugas.

"Kami berdua ini dipaksa AR untuk maling, kalau menolak kami diancam ditusuk pakai pisau yang dibawanya. Jadi terpaksa kami ikut maling. Saya dapat Rp4 juta dan Diki dapat Rp3,5 juta. Tapi uangnya sudah habis beli baju dan jalan-jalan sama teman," ujar Hengki.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara didampingi Kanit 3 Kompol Bachtiar mengatakan, setelah dua pekan melakukan penyelidikan, akhirnya petugas berhasil mengendus keberadaan pelaku yang masih di bawah umur.

Kemudian petugas melakukan pengembangan dan membekuk pelaku satu laginya yang juga masih di bawah umur. Lalu petugas bergerak menangkap pelaku Browi di kediamannya, namun Browi berusaha kabur sehingga terpaksa dilumpuhkan.

"Satu pelaku lagi masih buron dan masih dalam pengejaran. Ketiga pelaku yang berhasil dibekuk ini merupakan kawanan bobol rumah yang ditinggal pemilik rumah. Ketiga pelaku masih menjalani pemeriksaan dan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara," ujar Yoga.

Baca: Sedang Shalat, Putranya Minta Digendong, Ini Tindakan Yang Dilakukan Ustadz Solmed, Ini Videonya

Baca: Kembali Demo Karena Money Politic, Ini Permintaan Massa Terhadap Cabup Lahat No 3 Ini

Baca: Kembali Demo Karena Money Politic, Ini Permintaan Massa Terhadap Cabup Lahat No 3 Ini

Baca: Jangan Salah, Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id Tapi Pengumuman Pendaftaran Tunggu di menpan.go.id

Baca: 17 Tahun Perkuat Juventus, Musim Depan Gianluigi Buffon Bakal Bermain di Prancis 

Baca: Hadapi PS Tira Ini Susunan Pemain Terbaik Sriwijaya FC, Makan Konate Ternyata Absen

Baca: Bowo Alpenliebe Makin Dicibir, Raffi Ahmad: Stop Bully Anak Kecil, Pengakuan Rafathar Jadi Sorotan

Baca: Lalui Proses Panjang, 21 Personel Polres Musirawas Naik Pangkat

Baca: Berikut 7 Kebiasaan Penyebab Kerusakan Baterai Smartphone yang Sering Terabaikan

Baca: Kondisi Memprihatinkan, Empat Pasar Tradisional di Palembang Ini akan Segera Direhabilitasi

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help