Ketua KPU Sumsel : Hitung Cepat Bukti Transparansi, Hasil Mutlak Tunggu Pleno

Ketua KPU Sumsel, Aspahani mengatakan hitung cepat merupakan bukti transparansi pihak dalam pesta demokrasi.

Ketua KPU Sumsel : Hitung Cepat Bukti Transparansi, Hasil Mutlak Tunggu Pleno
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ketua KPU Sumsel saat memberikan keterangan pers didampingi Kapolda Sumsel, Jumat (29/6/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Proses hitung cepat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tak bisa menjadi rujukan pasti siapa Gubernur Sumsel terpilih nantinya.

Sebab, hitung cepat hanya merupakan proses rekap yang dihimpun dari seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) se Sumsel.

Untuk hasil keputusan multak kembali kepada hasil pleno KPU yang bakal diselenggarakan pada 9 Juli mendatang.

Hingga Jumat (29/6/2018) malam hasil hitung cepat KPU dengan data masuk 90,14%, pasangan Herman-Deru masih memimpin dengan perolehan 35,91% suara disusul Dodi-Giri 31,16%, Ishak-Yudha 21,66% dan Aswari-Irwansyah 11,26%.

Ketua KPU Sumsel, Aspahani mengatakan hitung cepat merupakan bukti transparansi pihak dalam pesta demokrasi.

Akan tetapi hasil tersebut tak bisa menjadi acuan penentu kemenangan karena harus berdasarkan dokumen yang ada dalam kotak suara.

"Hitung cepat hanya informasi, kalau terpilih tidak terpilihnya masih berdasarkan dokumen negara yakni dari kotak suara," ujarnya.

Diterangkannya, perhitungan cepat ini tidak diwajibkan 100 persen karena memang ada beberapa kendala seperti pemahaman KPPS.

Pihaknya memberikan beberapa dokumen kepada KPPS dimana salah satu dokumen itu diperuntukkan untuk discan sedangkan dokumen C1 yang berhologram dimasukkan ke dalam kotak suara untuk melewati tahap berjenjang.

Halaman
12
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved