Berita OKU Timur

Kerawanan Pilkada di OKU Timur Bukan Potensi Konflik Tetapi Jalan dan Medan yang Berat

kerawanan TPS di OKU Timur bukan kecurangan atau potensi konflik melainkan karena kondisi jalan rusak dengan medan berat.

Kerawanan Pilkada di OKU Timur Bukan Potensi Konflik Tetapi Jalan dan Medan yang Berat
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Pendistribusian logistik Pilgub di Kabupaten OKU Timur dikawal Polisi. Beberapa TPS menjadi TPS rawan karena lokasi yang sulit dijangkau dengan Medan yang berat. 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - H-2 pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Sumsel, Panitia Pengawas pemilu Kabupaten OKU Timur merilis beberapa TPS rawan yang ada di sejumlah wilayah.

Ketua Panwaslu OKU Timur, Ahmad Gupron, SE, didampingi Komisioner Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Beni Tenagus, SKM mengatakan kerawanan TPS di OKU Timur bukan kecurangan atau potensi konflik melainkan kerawanan karena kondisi jalan yang rusak dengan medan yang berat sehingga menghambat kelancaran pendistribusian logistik.

"TPS yang rawan di Dusun Karang Menjangan Desa Mendah Kecamatan Jayapura. Lokasinya tidak bisa dilewati kendaraan roda dua terutama saat hujan. Jalan rusak parah selain itu jalur maupun jalannya tinggi dan daerahnya perbukitan sehingga sangat menyulitkan perjalanan membawa logistik," katanya, Senin (25/6/2018).

SelaIn itu kata dia, kerawanan juga ada di Desa Meluai dan Desa Campang Tiga Jaya, Kecamatan Cempaka karena kondisi jalan yang rusak dan masuk daerah perkebunan.

Demikian juga dengan TPS di Dusun Sangkuriang, Desa Gunungjati, Kecamatan Madang Suku I yang terletak di seberang sungai dan tidak bisa melalui jalan darat.

"Sama halnya dengan Desa Jatimulya Kecamatan Madang Suku II, saat pendaftaran belum terdaftar karena belum terekam sekarang baru direkam sehingga harus dipastikan warga bisa menyalurkan hak pilihnya. Kita langsung menuju lokasi yang kita nilai rawan untuk memastikan apakah logistik bisa diantar ke desa atau belum,” jelasnya.

Sedangkan Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tanjaya SH SIK melalui Kabag Ops Kompol CS Panjaitan, mengatakan untuk daerah rawan pihaknya akan menempatkan personil polisi dari Polsek terdekat yang mengenal karakteriktis daerah untuk melakukan pengamanan.

"Pendistribusian logistik akan dikawal secara ketat oleh anggota kepolisian, PPK ditempatkan dua personil. H-1 akan dilakukan pergeseran PAM TPS sebanyak 265 anggota Polres ditambah 149 BKO Polda ditambah personil yang ada di Mapolres OKU Timur," katanya.

Sedangkan Untuk siaga Brimob sebanyaj 62 personil dengan pembagian sebanyak satu pleton stand by di Polres dan satu pleton melakukan patroli.

“Kita melakukan pengamanan secara maksimal sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan aman dan lancar,” imbuhnya. (hen).

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved