Berita OKI

Tak Punya Uang untuk Beli Rokok dan Minuman Dua Pemuda di OKI Ini Merampok Pengendara Motor

Kedua tersangka mengancam menggunakan golok agar korban menyerahkan barang berharga mereka.

Tak Punya Uang untuk Beli Rokok dan Minuman Dua Pemuda di OKI Ini Merampok Pengendara Motor
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kapolsek Pedamaran Timur Ipda Panca bersama personil berhasil mengamankan Novran duduk tersangka pencurian dengan kekerasan dalam waktu 1 x 24 jam. 

Laporan wartawan sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Dua tersangka tindak pidana pencurian  dengan kekerasan (Curas) yakni, Deri Irawan (22) dan Novran (23) keduanya warga Desa Kayulabu Kecamatan Pedamaran Timur Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berhasil diringkus jajaran Polsek Pedamaran Timur.

Informasi yang dihimpun, Selasa (19/6/2018) mengatakan, kedua tersangka tersebut ditangkap lantaran melakukan aksi terhadap korbannya Ferawati dan Jamaludin dengan menggunakan sebilah golok di jalan Desa Pancawarna Pedamaran Timur, pukul 12.00, Senin (18/6/2018) siang.

Saat itu, kedua tersangka berboncengan menggunakan sepeda motor mengejar dan memepet korban yang juga berboncengan, sehingga sepeda motor korban terbalik.

Lalu kedua tersangka mengancam menggunakan golok agar korban menyerahkan barang berharga mereka.

Takut ancaman tersebut korban menyerahkan uang Rp 200 ribu.

Kapolres OKI AKBP Ade Harianto SH MH melalui Kapolsek Pedamaran Timur Ipda Panca Mega Surya SH saat dikonfirmasi, Selasa (19/6/2018) mengatakan, setelah mendapat laporan, Senin (18/6/2018), lalu malamnya keberadaan tersangka diketahui.

“Lalu tim Polsek Pedamaran Timur bersama masyarakat mencari tersangka. Dan pukul 23.00, satu  orang tersangka bernama Deri berhasil ditangkap, sementara rekannya masih dalam pencarian di kediamannya.

Selanjutnya, kata Panca tersangka Deri yang berhasil ditangkap langsung dibawa ke Mapolsek Pedamaran Timur untuk diproses lebih lanjut dengan barang bukti  senjata tajam jenis golok berikut satu unit sepeda motor Honda Revo warna hitam diamankan.

“Namun tak berapa lama, atas bantuan Pemerintah Desa Kayulabu dan masyarakat setempat, diketahuilah keberadaan temannya. Ternyata sedang berada di Dusun Senasi Desa Kayulabu,” ungkap Panca seraya menyebutkan Novran juga diamankan tanpa perlawanan. 

Sementara itu, tersangka Deri mengakui perbuatannya bersama rekannya Novran dan duit yang diambil dari korban dibelikan minuman dan makan.

"Ya kami berdua melakukan perampasan. Karena kami hilaf dan tak ada duit untuk beli rokok dan minum," tandasnya. 

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help