Kejam! Pelaku Tusuk Driver Grab Car Pakai Obeng Berkali-kali, Meskipun Sudah Begini
Sedangkan Bambang langsung tancap gas dan masuk ke areal perkebunan kelapa sawit.
Laporan Wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terungkap tewasnya korban M Aji Saputra (26), diakibatkan tusukan obeng yang dihujamin pelaku secara membabi-buta.
"Korban tewas akibat ditusuk pakai obeng. Pelaku Bambang yang pertama kali menusuk korban pada bagian leher, kemudian pelaku Yogi dibantu pelaku Willy menjerat korban pakai tali dan korban kembali ditusuk pakai obeng berkali-kali," ujar Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Dir Reskrimum Kombes Pol Budi Suryanto ketika rilis perkara di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang, Sabtu (16/6/2018).
Jenderal bintang dua ini mengatakan, aksi ketiga pelaku terbilang sadis. Korban yang lagi menyetir, tiba-tiba ditusuk pakai obeng.
"Ketiga pelaku sudah melakukan perencanaan. Obeng dan tali sudah dipersiapkan oleh ketiga pelaku. Sementara ini petugas masih melakukan penyidikan lebih lanjut, apakah kawanan pelaku ini memang sering melakukan aksinya atau tidak," ujar Zulkarnain.
Ketiga pelaku dibekuk Jatanras Ubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan AKBP Yoga Baskara di wilayah Kabupaten Muratara.
Terungkapnya kasus perampokan disertai pembunuhan yang menimpa M Aji Saputra (26), ketika jenazah korban ditemukan tergantung di bawah jembatan Bruge Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan pada Kamis (14/6/2018).
Polda Sumsel langsung membentuk tim untuk memburu tersangka. Sabtu (16/6/2018) tim khusus dari Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Sumsel mengendus keberadaan pelaku di Muratara yang merupakan kampung halaman tersangka Willy.
Petugas mendapatkan informasi, jika ketiganya hendak menjual mobil merk Datsun Go-Panca warna Grey dengan plat nomor BG 1922 yang merupakan milik korban.
Polisi pun akhirnya melakukan penyamaran sebagai pembeli untuk memancing ketiganya.
Tersangka Bambang Kurniawan (25) menyadari jika pembeli mereka adalah Polisi.
Willy dan Yogi Andriansyah (19) langsung keluar dari mobil dan mencoba melarikan diri.
Nahas bagi Yogi, dia ditangkap lebih dulu setelah timah panas menembus kakinya hingga tak bisa kabur.
Sedangkan Bambang langsung tancap gas dan masuk ke areal perkebunan kelapa sawit.
Karena jalanannya begitu kecil, roda mobil korban yang dikemudikan Bambang pun amblas dan akhirnya tertangkap petugas.