Berita OKI

Jadi Korban Tenggelamnya Speedboat, Niat Devi Besuk Kakek Sakit Keras tak Kesampaian

Devi Anggrini (7) salah satu korban tenggelam penumpang Speed boot Merk Alfino yang terjadi di wilayah Sungai Kelapa atas Sungai Sanun

Jadi Korban Tenggelamnya Speedboat, Niat Devi Besuk Kakek Sakit Keras tak Kesampaian
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Noviani baju kuning dan Riniani baju merah dampingi anaknya almarhuma Devi Anggrini yang menjadi korban tenggelam speed boot merk Alfino yang terjadi di wilayah Sungai Kelapa atas Sungai Sanun Desa Simpang Tiga Jaya Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (13/6/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG-- Devi Anggrini (7) salah satu korban tenggelam penumpang Speedboat Merk Alfino yang terjadi di wilayah Sungai Kelapa atas Sungai Sanun Desa Simpang Tiga Jaya Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (13/6/2018).

Anak tak berdosa ini, bersama orang tuanya bernama Noviani dan saudara perempuannya bernama Riniani yang selamat dalam peristiwa tenggelamnya speedboat yang dikapteni oleh Hafis.

Korban diketahui dari Belitung tujuan ingin melihat kakeknya yang sedang sakit keras di Desa Sungai Pasir Kecamatan Cengal Kabupaten OKI.

Namun di dalam perjalanannya, speedboat yang ditumpanginya dihantam ombak laut sehingga bagian tubuh speedboat pecah dan dimasuki air laut hingga puluhan penumpang berhamburan.

“Saya keponakannya, almarhuma Devi Anggrini sudah dibawa ke rumah duka, Desa Suka Damai Kecamatan Tobo Ali Bangka,” kata Sumiati yang menulis pesan di WhatsApps.

Baca:

Fakta Dibalik Kabar Kehamilan Nenek 78 Tahun di Bogor, Perlakuan Suami hingga Minta Sumbangan

Cari Tambahan Uang Jajan, Dua Sekawan Ini Raup Untung Jajakan Amplop THR

Masih kata Sumiati, ibunya Noviani bersama sudara perempuannya Riniani selamat dari maut tersebut. “Orang tua Devi tujuan untuk melihat kakeknya yang sakit keras saat ini, bukan untuk liburan,” ujarnya ketika dihubungi via whatsApps.

Keluarga berharap, dengan adanya peristiwa ini pihak pemerintah agar menjadi perhatian khusus akan lalulintas kendaraan di laut. “Saya harap peristiwa ini ada perhatian dari pemerintah,” harap keluarga duka.

Informasi dari kantor pencarian dan pertolongan Palembang (Basarnas Palembang), Rabu (13/6/2018) pukul 17.16, sebanyak 27 orang selamat, 2 orang meninggal dunia, (Irga dan Imel) berjenis kelamin laki-laki dan wanita dewasa, sedangkan 1 korban lagi yang belum di temukan berjenis laki-laki.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Sripoku.com, Speedboat yang kapteni oleh Hafis berangkat dari arah Bangka menuju Sungai Lumput Kecamatan Cengal Kabupaten OKI, Rabu (13/6/2018) pukul 08.00, dengan membawa 50 penumpang.

Di dalam perjalanan, speedboat merk Alfino tersebut dihantam gelombang menyebabkan badan speedboat mengalami pecah sehingga air laut masuk ke dalam boddy kapal.

Pecah bagian badan kapal tadi, membuat 50 penumpang berhamburan, 12 penumpang selamat, 35 penumpang hilang, dan 3 penumpang dinyatakan meninggal. Dandim 0402/OKI Letkol Inf Seprianizar SSos melalui Pasi Intel Kapten MH Hatta.(*)

Penulis: Mat Bodok
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved