Berita Palembang

Hendak Turun dari Motor, Uang Rp 1,5 Juta & 2 Ponsel Desi Raib Ditarik Jambret

Aksi kawanan pelaku kejahatan jalanan (Jambret) semakin hari semakin menjadi-jadi saja, kali ini dialami Desi Komalasari (37)

Hendak Turun dari Motor, Uang Rp 1,5 Juta & 2 Ponsel Desi Raib Ditarik Jambret
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Desi (37) menjadi korban Jambret saat melapor ke Polresta Palembang, Selasa (12/6/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Aksi kawanan pelaku kejahatan jalanan (Jambret) semakin hari semakin menjadi-jadi saja, kali ini dialami Desi Komalasari (37) warga jalan Bintan Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang.

Akibat kejadian tersebut, Desi (korban, Red) harus kehilangan satu buah tas berwarna hitam yang berisikan uang tunai sebesar Rp 1,5 juta, satu unit HP merek Samsung J2, Nokia 100 dengan total kerugian yang ditaksir sebesar Rp 4,3 juta.

Tak terima dengan apa yang dialaminya tersebut, korban pun mendatangi Polresta Palembang untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.

Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang korban menceritakan kejadian yang dialaminya terjadi pada Senin (11/6/2018) sekitar pukul 14.30 di jalan Opi Raya Komplek Perum PNS Jakabaring Palembang.

Kejadian berawal saat korban bersama dengan adiknya Vina (saksi, Red) sedang mengendarai sepeda motor miliknya, setelah sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban hendak turun dari sepeda motornya.

Baca:

Anak-anak Umi Pipik Blak-Blakan Larang Ibunya Menikah Lagi, Ternyata Gegara Hal Ini

Di Bawah Ancaman Sebilah Pisau, Kesucian Siswi SMA di Palembang Ini Direnggut Tetangga

Tiba-tiba datang 2 orang pelaku dengan menggunakan sepeda motor Vixion hitam langsung menarik tas milik korban.

"Pelakunya dua orang Pak, awalnya mereka menarik tas milik adik saya Pak, karena tidak berhasil mereka langsung merampas tas milik saya," Ungkapnya saat kepada petugas SPKT Polresta, Selasa (12/6/2018).

Lanjut Desi, sebelum kejadian nahas yang dialaminya. Ia dari rumahnya hendak menuju ke TKP untuk bertemu dengan seseorang, karena tidak tahu tempatnya. Korban dan saksi pun memutuskan untuk bertemuan di TKP.

"Tas saya berisikan uang tunai sebesar Rp 1,5 juta, satu unit HP merek Samsung J2, Nokia 100 dengan total kerugian yang ditafsir sebesar Rp 4,3 juta," ungkapnya.

Dirinya berharap dengan adanya laporan yang ia buat petugas dapat menangkap pelaku yang telah merampas tas miliknya. "Saya tak terima Pak, dan berharap pelakunya dapat ditangkap," harapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban dengan dugaan Pencurian Dengan Pemberatan
(Curat).

"Sudah kita terima, saat ini masih dalam penyelidikan petugas," singkatnya. (*).

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help