Berita Palembang

Ditlantas Polda Sumsel Catat Ada 155 Titik Rawan, Palembang Banyak Jalan Berlubang

Berdasarkan data yang dilaporkan Ditlantas Polda Sumsel, pada arus mudik lebaran tahun ini terdapat ada 155 titik rawan

Ditlantas Polda Sumsel Catat Ada 155 Titik Rawan, Palembang Banyak Jalan Berlubang
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol M Taslim Chairuddin. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Berdasarkan data yang dilaporkan Ditlantas Polda Sumsel, pada arus mudik lebaran tahun ini terdapat ada 155 titik rawan di jalan raya.

Titik rawan yang dimaksuk yakni rinciannya terdiri 41 titik rawan black spot dan 144 titik rawan trouble spot.

Titik rawan trouble spot yakni titik jalan rusak, rawan bencana, dan kemacetan. Sementara titik rawan black spot yakni titik rawan kecelakaan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol M Taslim Chairuddin mengatakan, sebelumnya pada tahun 2017 terdapat 119 titik rawan pada pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2017, dengan rincian 63 trouble spot dan 56 black spot.

"Trouble spot naik karena di wilayah hukum Polresta Palembang banyak jalan berlubang akibat pembangunan. Sebaliknya, black spot turun dengan upaya-upaya yang dilakukan kepolisian selama ini," ujarnya, Jumat (8/6/2018).

Dikatakan Taslim, pihaknya telah melakukan upaya untuk mengantisipasi titik rawan tersebut. Untuk di titik rawan kemacetan pihaknya telah menyiapkan spanduk dan rambu pada jarak satu kilometer sebelum titik rawan macet akibat penyempitan jalan, patroli petugas, serta pengaturan lalu lintas yang dilakukan petugas polisi.

Untuk daerah rawan kecelakaan, pihaknya pun memasang tali kejut sejauh 500 meter sebelum titik rawan, rambu, dan spanduk peringatan.

"Hal lain yang patut diwaspadai adalah perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Terdapat 45 perlintasan kereta api di sepanjang jalur mudik. Sebanyak 25 diantaranya tidak berpalang," ujarnya.

Pada titik perlintasan kereta api tanpa palang, pihaknya telah membangun pos pantau dengan petugas kepolisian yang berjaga 1x24 jam yang dibantu masyarakat dan anggota Pramuka.

Pihaknya pun memasang gate zone median jalan dan melakukan rekayasa jalan sebagai upaya pencegahan kendaraan agar tidak menyerobot 100 meter menjelang perlintasan kereta api tanpa palang.

Taslim mengimbau agar masyarakat lebih terbit berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan daripada kecepatan saat mudik.

"Pesan saya agar setiap dua jam beristirahat untuk pengemudi sepeda motor dan empat jam sekali untuk pengendara roda empat agar konsentrasi terjaga saat mengemudi."

"Saya sarankan agar lebih baik mudik tidak menggunakan sepeda motor, karena keselamatan itu paling utama,” ujarnya. 

Baca: Pengendara Kebingungan, Ini Jalan Alternatif Pemudik di Kabupaten OKU

Baca: Polres Muaraenim Bentuk 8 Pos Pengamanan Jalur Mudik Lebaran

Baca: Bukber dengan Anak Yatim dan Media, Dirlantas Polda Sumsel: Semoga Tetap Terus Terjalin

Baca: Jalur Mudik Lebaran Dipastikan Aman, Siapkan 7 Terminal Istirahat Hingga Peta Jalan Nasional 

Baca: Setengah dari Jalan Provinsi Rusak, Dinas PUBM Siapkan Jalur Alternatif untuk Arus Mudik

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help