Berita Muaraenim

Polres Muaraenim Bentuk 8 Pos Pengamanan Jalur Mudik Lebaran

Dalam menghadapi arus mudik lebaran 2018, Polres Muaraenim membentuk delapan pos pengamanan

Polres Muaraenim Bentuk 8 Pos Pengamanan Jalur Mudik Lebaran
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
AKBP Afner Juwono, Kapolres Muaraenim

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM--Dalam menghadapi arus mudik lebaran 2018, Polres Muaraenim membentuk delapan pos pengamanan untuk jalur pemudik yang melintas wilayah hukum Polres Muaraenim, Rabu (6/6/2018).

Menurut Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono didampingi Kabagops Kompol Irwan, pihaknya akan membentuk delapan pos pengaman di wilayah hukum Polres Muaraenim yakni Gelumbang, Lembak, Lubai, Simpang Belimbing, Enim II, SPBU Lingga, Simpang Meo dan di Kabupaten Pali serta satu Pos Pengamanan Wisata khusus di Bedegung.

Sedangkan personil dari Polres Muaraenim ada 172 personil, ditambah masing-masing dua personil dari TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes, Setkom.

Sementara itu ditambahkan oleh Kasatlantas Polres Muaraenim AKP Adik Listyono, bahwa hasil survey dilapangan sedikitnya tercatat ada sebanyak 27 titik jalan rusak yang ada di wilayah hukum Polres Muaraenim, yang rawan seperti jalan berlubang, jalan bergelombang, tikungan patah dan sempit serta kurangnya penerangan atau lampu jalan.

Adapun titik-titik yang rusak tersebut terdapat di Kecamatan Tanjung Agung, Muaraenim, Ujanmas, Gunung Megang, Belimbing, Rambang Lubai, Gelumbang, dan juga beberapa titik yang terdapat di kabupaten Pali.

Selain itu, kata Kapolres, diharapkan para pemudik juga mewaspadai beberapa jalan rusak yang terdapat di beberapa titik perlintasan Kereta Api.

Terutama di perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pintu perlintasan. Untuk diwilayah hukum Polres Muaraenim sedikitnya ada 10 perlintasan kereta api yang tidak memiliki palang pintu perlintasan terutama yang berada didalam kota Muaraenim.

Adapun beberapa titik pintu perlintasan kereta api tersebut diantaranya yang berlokasi di jalan Prabumulih – Baturaja atau Perlintasan Rel Kereta Api Tebing Bantaian Desa Panang Jaya Kecamatan Gunung Megang Muaraenim, di Jalan Prabumulih – Baturaja Perlintasan Rel Kereta Api Desa Sukamerindu Kecamatan Lubai Muaraenim, Perlintasan Rel Kereta Api Jalan Desa Panang jaya kecamatan Gumeg menuju jalan desa penanggiran dalam dan Perlintasan Rel Kereta Api Jalan Desa Trans Air limau Kecamatan Rambang Dangku.

"Didalam kota Muaraenim pintu perlintasan kereta apinya cukup berbahaya karena sebagian besar tidak ada pintu perlintasan kereta api," pungkas Adik.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help