Berita Muba

Cegah Paham Radikalisme, Pemkab Muba Titip Pesan Ini Pada Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah

Munculnya pemahaman dan aliran-aliran yang dianggap radikalisme belakangan ini, membuat Plt Bupati Muba Beni Hernedi bepersan

Cegah Paham Radikalisme, Pemkab Muba Titip Pesan Ini Pada Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Plt Bupati Muba Beni Hernedi ketika menerima audiensi perwakilan tim KKN UIN Raden Fatah Palembang 

 Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU — Munculnya pemahaman dan aliran-aliran yang dianggap radikalisme belakangan ini, membuat Plt Bupati Muba Beni Hernedi bepersan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang untuk membantu mencegah penyebaran paham radikalisme.

Dimana, mahasiswa ini diharapkan dapat meluruskan setiap pemahaman yang salah, ditengah-tengah masyarakat melalui ilmu pengetahuan. 

 “Ya, saya yakin peran mahasiswa sangat penting karena masyarakat menilai mahasiswa sebagai kaum intelektual dan sebagi contoh masyarakat, melalui KKN ini saya berharap mahasiswa dapat memberikan pemahaman agama islam yang benar kepada masyarakat,” kata Beni disela-sela menerima audiensi Tim KKN UIN Raden Fatah Palembang di Rumah Dinas, Selasa (5/6/2018).

 Adanya mahasiswa KKN ini di Muba, masyarakat bisa jadi lebih percaya terhadap mahasiswa daripada aparat selain itu sikap dan perilaku mahasiswa pun sangat penting. 

 “Kita percaya mahasiswa KKN ini merupakan agen perubahan sekaligus generasi penerus bangsa. Maka, penting bagi mereka untuk mendapatkan pemahaman dan wawasan yang lebih tentang ilmu agama agar dapat membantu mewujudkan kerukunan umat beragama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Beni menyampaikan terhadap mahasisma yang akan KKN untuk memberikan ilmu pengetahuan terhadap masyarakat yang didapat selama menempuh pendidikan.

“Kami menyambut baik rencana KKN Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang di Kabupaten Muba, dengan harapan ilmu yang diperoleh di perkuliahan dapat diterapkan ditengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Semenetara, Wakil rektor III Bidang Kemahasiswaan UIN Raden Fatah Palembang, Dr Rina Antasari menyebutkan bahwa tujuan dari audiensi langsung dengan Plt Bupati Muba ialah, meminta izin ke Pemkab Muba untuk mensurvei lokasi dan memaparkan program kerja dan menyampaikan jadwal KKN mahasiswa UIN di Kabupaten Muba.

"Kita laporkan untuk mahasiswa yang KKN di Kabupaten Muba pada pertengahan Juli 2018 mendatang sebanyak 570 orang mahasiswa/akan tersebar di 40 desa dalam 12 kecamatan di Kabupaten Muba selama 45 hari,” ujarnya. 

Baca: Terjadi Kesalahan Sistem, Bank BNI Terpaksa Blokir Dana THR Karyawan PTC Mall

Baca: Antisipasi Lonjakan Customer, Daihatsu Buka Bengkel Siaga Lebaran 

Baca: Operasi Ketupat 2018, Polda Sumsel Siapkan Sniper Basmi Begal

Baca: Masih Remaja, Penabrak Kapolsek Kertapati Palembang ini Pelaku Kejahatan di Tiga Wilayah Polsek

Baca: Berperan Mengawasi Rekannya Mencuri, Penjaga Malam Ini Ditangkap Polisi 

Baca: Korban Kebakaran di Tulung Selapan OKI Butuh Bantuan, Rifai Beri Uluran Tangan dan Dukungan Moral

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help