Berita Banyuasin

TKD Banyuasin Dipotong Hingga Rp 535 Miliar, Pemkab Cari Solusi Supaya Pembangunan Tetap Berjalan

Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga terkena imbas pemotongan Dana Transfer Daerah (TKD) dari pusat. 

Tayang:
Penulis: Ardiansyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/Ardiansyah
CARI SOLUSI - Sekda Banyuasin, H. Erwin Ibrahim mengungkapkan Banyuasin salah satu kabupaten yang terkena pemotongan TKD dari pusat. Namun pihaknya akan mencari solusi supaya pembangunan tetap berjalan. Foto diambil beberapa waktu lalu 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Pemerintah Kabupaten Banyuasin juga terkena imbas pemotongan Dana Transfer Daerah (TKD) dari pusat. 

Sekda Banyuasin H Erwin Ibrahim, mengatakan, pemangkasan anggaran dari Dana Transfer ke daerah atau TKD ke Banyuasin sekitar Rp 535 miliar.

"Tahun 2026 Banyuasin mengalami pemotongan anggaran TKD dari pusat sebesar Rp 535 miliar," kata dia, Jumat (10/10/2025). 

TKD merupakan Transfer ke Daerah, yaitu dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan ke pemerintah daerah untuk membiayai urusan pemerintahan mereka.

Adanya pemotongan TKD itu kata dia akan berdampak pada pembangunan yang ada di Banyuasin. 

Namun meski begitu pihaknya harus segera mengambil langkah yang tepat. 

Terutama, dampak terhadap pembangunan terutama infrastruktur yang sudah dicanangkan Pemkab Banyuasin.

Pembahasan bersama Bupati dan Wakil Bupati serta tim TAPD Banyuasin, juga sudah dilaksanakan. Ini dilakukan, untuk memcari solusi serta peluang-peluang pembangunan dengan berbagai skema.

Pemkab Banyuasin tidak akan berdiam diri, dan berupaya bagaimana pembangunan di Banyuasin tetap bisa terlaksana.

Cara-cara seperti investasi, kerjasama dengan multipihak, CSR dan optimalisasi program kegiatan akan dikedepankan agar pembangunan tetap bisa berjalan. 

"Pemkab Banyuasin juga, tentunya akan segera berkomunikasi dengan DPRD Kabupaten Banyuasin. Karena kebijakan pusat ini, berlaku ke seluruh kabupaten kota se-Indonesia," pungkasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved