Berita Muba

Mudahkan Masyarakat Pencari Keadilan di PN, Dirjen Balindum: Pelayanan Legal Ada Pada PTSP

Pelayanan terbaik dan terpadu atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang saat ini telah diterapkan diseluruh PN

Mudahkan Masyarakat Pencari Keadilan di PN, Dirjen Balindum: Pelayanan Legal Ada Pada PTSP
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Direktur Jendral (Dirjen) Badan Peradilan umum (Badilum) Mahkamah Agung, Heri Swantoro, ketika memukul gong tanda diresmikanya PTSP PN Se Sumsel. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

 SRIPOKU.COM, SEKAYU — Pelayanan terbaik dan terpadu atau Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang saat ini telah diterapkan diseluruh pengadilan negeri (PN) di Indonesia menjadi acuan bagi PN se Sumsel.

Direktur Jendral (Dirjen) Badan Peradilan umum (Badilum) Mahkamah Agung, Heri Swantoro menuturkan, pelayanan yang legal di lembaga peradilan berada pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

 “Pelayanan yang legal ialah PTSP, diluar dari itu illegal. Pimpinan pengadilan harus mengambil tindakan tegas menindak petugas yang memberikan pelayanan diluar ketentuan lembaga," kata Heri, disela Peresmian PTSP Pengadilan Negeri se-Sumsel, di Halaman Pengadilan Negeri (PN) Sekayu, Selasa (22/5/2018).

Baca: Tas Koper Dibawa Kabur Saat pindahan Rumah, Songket dan Barang Ernawati Lenyap

 Lanjutnya, dalam pemberian pelayanan pihaknya selama ini menyadari bahwa pengadilan mempunyai konotasi yang buruk dengan adanya penyimpangan, pungutan liar (Pungli) dan tempat pelayanan tidak semestinya, seperti dilorong-lorong.

Namun, dengan adanya penerapan PTSP, maka pelayanan kepada para pencari keadilan dapat diberikan dengan maksimal, aman, dan cepat. Dikarenakan masyarakat pencari keadilan menginginkan pelayanan yang tidak berbelit-belit. 

 “Adanya PTSP ini karena tuntutan perkembangan zaman, sehingga pelayanan publik dari pengadilan merupakan hak bagi pencari keadilan. PTSP ini menjadikan proses pelayanan lebih pendek, mendapatkan kepastian dan perlindungan," ungkapnya.

Baca: Jalan Penghubung Tiga Desa di OKU Timur Rusak Parah

 Agar penerapan PTSP di seluruh pengadilan dapat berjalan maksimal sesuai peruntukkan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi secara menyeluruh, khususnya tiap pelayanan akan dilakukan.

"Penyelenggaraan pelayanan peradilan harus berkomitmen secara ikhlas memberikan pelayanan yang tinggi, dapat diakses dengan mudah, mengedapankan aplikasi yang baik. Jadikan pengadilan sebagai rumah pencari keadilan," jelasnya. 

 Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, Ohan Burhanuddin, menambahkan pada zaman dahulu pencarian keadilan harus susah dan bolak-balik karena harus mengurus berkas. Namun, sekarang dengan mudah dan cepat karena adanya PTSP.

Baca: Disdukcapil OKU Selatan Keluarkan 13.671 Suket, Empat Kecamatan Mendominasi 

“PTSP ini memangkas waktu pengurusan dan satu yang terpenting dapat menghilangkan KKN, oleh karena itu sistem yang menerima, pegawai tidak bisa terima uang," ujarnya.

 Sementara, Ketua PN Sekayu, Imam Santoso menyebutkan, penerapan PTSP di Pengadilan Negeri Sekayu sudah dimulai sejak September 2017 lalu. Dimana, PTSP memberikan pelayanan yang mudah dan akurat.

“Sudah dari tahun lalu kita terapkan, dalam perjalanannya PTSP akan terus kita lakukan monitoring dan evaluasi secara terus menerus agar pelayanan yang diberikan dapat maksimal," ungkapnya. 

Baca: Gempar! Dikira Mayat, Wanita Ini Tidur Pakai Celana Popok Didekat Pembuangan Sampah

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help