Pemilihan Walikota Pagaralam

Paslon dan Penceramah tidak boleh Berkampanye di Masjid Selama Beribadah di Bulan Ramadan

Penceramah tidak boleh menyelipkan kata-kata ajakan untuk memilih dan menyampaikan visi dan misi Paslon jagoannya.

Paslon dan Penceramah tidak boleh Berkampanye di Masjid Selama Beribadah di Bulan Ramadan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Rapat koordinasi antara KPU, Panwaslu dan LO masing-masing calon terkait kampanye dialogis saat bulan Ramadan nanti, Senin (14/5/2018) dikantor KPU Pagaralam. 

Laporan wartawan sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Jelang Bulan Suci ramadan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pagaralam mengumpulkan Penghubung (LO) masing-masing calon di Kota Pagaralam.

Dikumpulkannya LO Paslon untuk membahas kegiatan setiap Paslon selama ramadan agar saat menjalankan kampanye dialogis dan saat mengikuti ibadah di bulan puasa para paslon tidak melanggar aturan kampanye.

Berdasarkan kesepakatan bersama antara KPU, Panwaslu dan LO Paslon disepakati bahwa tidak ada lagi jenis dan bentuk kampanye dialogis malam hari selama bulan suci Ramadan.

Namun masing-masing pasangan calon tidak dihalangi jika ingin melakukan safari ramadan ke masjid untuk melaksanakan ibadah.

Paslon juga diperbolehkan membawa penceramah. Namun segala sesuatu berikut fasilitas merupakan tanggung jawab paslon

Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Elmanoferi mengatakan, bagi paslon yang membawa penceramah hanya boleh menyapa paslon tanpa menyelipkan kata-kata yang berbau kampanye.

"Penceramah tidak boleh menyelipkan kata-kata ajakan untuk memlih. Serta penceramah tidak boleh menyampaikan visi dan misi serta program bahkan jargon paslon," tegas Yenli.

Selain itu, kesepakatan lainya yaitu paslon yang akan melakukan safari ramadan tetap menyesuaikan jadwal kampanye yang sudah ditetapkan.

Saat safari baik itu timses maupun paslon tidak diperbolehkan untuk menyampaikan kata sambutan.

"Pasalnya dikhawatirkan nanti kesempatan tersebut digunakan untuk kampanye. Jadi timses tidak boleh berpidato di masjid selain penceramah," katanya.

KPU menghimbau bagi Paslon yang melakukan safari ramadan juga dilarang membawa, menggunakan pakaian dan atribut kampanye kedalam masjid.

Ditegaskanya lagi, dalam kegiatan safari ramadan paslon juga tidak diperbolehkan untuk memberikan sumbangan, sedekah dan semacamnya ke masjid.

"Kita hanya memperbolehkan jika paslon ingin membawa makanan berupa snack. Namun harus steril secara kesehatan maupun secara PKPU," tegasnya.(one)

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help