Berita Pagaralam

Dinilai Bantu Pembangunan Berkelanjutan, Pemkot Pagaralam Sosialisasi Sanitasi Berbasis Masyarakat

Sosilaisasi diikuti oleh seluruh asisten, camat dan lurah se Kota Pagaralam dengan pemateri CP MU Ditjen Cipta Karya

Dinilai Bantu Pembangunan Berkelanjutan, Pemkot Pagaralam Sosialisasi Sanitasi Berbasis Masyarakat
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Pagaralam menggelar sosialisasi Sanimas IDB yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Villa Gunung Gare, Rabu (9/5/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Dalam rangka mencapai salah satu target universal 100-0-100 pada 2019 mendatang, yaitu 100 persen layanan terhadap akses air minum, 0 persen bebas kawasan kumuh dan 100 persen layanan terhadap akses sanitasi layak, pemerintah pusat bersama kabupaten/kota melaksanakan kegiatan pembangunan sarana Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Untuk itu Pemkot Pagaralam melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Pagaralam menggelar sosialisasi Sanimas IDB yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Villa Gunung Gare, Rabu (9/5/2018).

Baca: KPU Pagaralam Instruksikan Seluruh APK Dilepas, Terkait Lokasi Pemasangan Salah

Sosilaisasi diikuti oleh seluruh asisten, camat dan lurah se Kota Pagaralam dengan pemateri CP MU Ditjen Cipta Karya Kementrian PUPR dan RPMC Region III Sumsel.

Pjs DPKPP Kota Pagaralam, A Parliansyah ST MM didampingi Kabid Kawasan Pemukiman, David Kenedi mengakui bahwa sanitasi sudah berjalan baik untuk pembangunan IPAL dan safetictank komunal.

"Untuk safetictank komunal sudah kita bangun di

Baca: Bocor! Ini Video Live IG Napi, Detik-detik Mako Brimob Rusuh, Ada yang Teriak Jihad Tak Takut Mati

beberapa lokasi di tahun lalu yang berlokasi di pemukiman padat. Hal ini diharapkan akan terus berkelanjutan," katanya.

Sekdakot Pagaralam, H Safrudin mengatakan, dengan adanya program seperti ini sangat membantu Pemkot Pagaralam dalam mewujudkan pembangunan terutama kawasan kumuh dan padat penduduk.

"Pembangunan sanitasi berkelanjutan tidak akan rampung jika mengandalkan APBD Pagaralam. Pasalnya anggaran Pagaralam paling kecil dibandingkan dengan kabuapten/kota lain di Sumsel," jelasnya.

Baca: Baca Peramalan Ini di Malam Pertama Bulan Ramadan. Insya Allah Ibadah Puasa Lancar Hingga Akhir

Baca: Bacaan Lengkap Niat Puasa Ramadan, Doa Berbuka Niat Shalat Tarawih & Witir. Arab Serta Artinya

Baca: Niat Puasa Senin-Kamis, Keutamaan dan Manfaatnya Bagi Wanita Sungguh Dahsyat Ini Buktinya

Sementara, Himiar Sugiri, CPMU Sanimas IDB, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PU PR, dia menyampaikan, bahwa pembangunan sanitasi tidak hanya IDB juga ada dana DAK, APBD, dan lainnya.

"Salahsatu pembangunan sanitas, IPAL salahsatunya safetictank komunal."

"Di Kota Pagaralam direncanakan akan dibangun pembangunan sanitasi terdapat di 30 lokasi."

"Untuk implementasinya perlu adanya peran serta masyarakat, kerjasama stakceholder," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help