Status Gunung Dempo Pagaralam Masih Waspada Level II, Radius Aman Tiga Kilometer

Petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) dan pihak BPBD Kota Pagaralam saat ini masih menetapkan GAD dalam status level II

Status Gunung Dempo Pagaralam Masih Waspada Level II, Radius Aman Tiga Kilometer
Istimewa
Gunung Dempo terlihat begitu indah 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) dan pihak BPBD Kota Pagaralam saat ini masih menetapkan GAD dalam status level II (Waspada) dan jarak aman adalah radius 3 kilometer dari puncak kawah merapi.

Artinya kawasan tertinggi yang aman buat pengunjung saat berada di kawadan Gunung Dempo adalah sekitar tugu rimau dan kampung IV.

Untuk itu, diingatkan agar masyarakat, pengunjung/wisatawan tidak mendekati dan bermalam (camping) di pusat aktivitas kawah Marapi Dempo dalam radius 3 kilometer mengingat kawah sebagai pusat letusan dan gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan.

Baca: Menkumham Akui, Pasar Narkotika di Indonesia Menggiurkan, Bagaimana Caranya, Turunkan Permintaan

Petugas Pos Pemantau GAD, Mulyadi mengatakan, pihaknya mengharapkan pemerintah dan yang berwenang untuk terus mengimbau larangan pendakian, mengingat sekarang cuaca di Pagaralam masih tidak menentu.

"Cuaca di Pagaralam saat ini sedang ekstrem. Hujan terus mengguyur, bahkan dikawasan Merapi Dempo sering ada angin kencang," tegasnya, Jumat (27/4/2018).

Baca: Soal Keamanan, Laga Persija Vs Persib Bandung Resmi Ditunda, Ini Opsi Tanggal Penggantinya

Masih belum turunnya Status GAD dilevel Waspada juga menjadi perhatian serius pihak Polres Pagaralam. Bahkan beberapa waktu lalu Polres memasang papan himbaun keras dikawasan Kampung IV dan Tugu Rimau tentang larangan mendaki puncak Dempo sampai waktu yang belum ditentukan.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH mengatakan, saat ini GAD sedang tidak aman dikunjungi terutama dikawasan puncak Dempo dan puncal Merapi.

Halaman
12
Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help