Sempat Tak Sadarkan Diri, Warga Binaan Lapas Muaraenim Meninggal Dunia

- Seorang Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II B Muaraenim, Sapran (50) warga Desa Ujan Mas Lama Kecamatan Ujan Mas

Sempat Tak Sadarkan Diri, Warga Binaan Lapas Muaraenim Meninggal Dunia
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
KPLP Lapas Kelas II B Muaraenim, Tarmizi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Seorang Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II B Muaraenim, Sapran (50) warga Desa Ujan Mas Lama Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muaraenim meninggal dunia.

Diduga penyebabnya karena sakit di RSUD Dr HM Rabain Muaraenim, Senin (16/4/2018).

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, korban yang sedang menjalani hukuman tersebut sebelumnya sempat dibesuk oleh keluarganya.

Bahkan korban sempat dibawa ke klinik Lapas untuk memeriksakan kesehatannya karena sebelumnya korban sempat mengeluh sesak napas.

Baca: Tak Mau Kecolongan di Kota Palembang, Panwaslu Gencar Sosialisasi Tolak Politik Uang

Setelah diperiksa dan ketika kembali ke sel, tiba-tiba korban pingsan sehingga kembali dibawa ke klinik Lapas.

Karena tidak kunjung membaik, akhirnya korban dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 15.00. Dan setelah menjalani perawatan, ternyata jiwanya tidak tertolong lagi. Kemudian jasad korban dibawa ke tempat kediamannya untuk disemayamkan.

Baca: Siap-siap! AHM Luncurkan All New Honda Vario 125 dan 150 di Sumsel, Berikut Keunggulannya 

Ketika dikonfirmasi ke Kalapas Kelas II B Muaraenim Rudik Herminanto melalui KPLP Lapas Muaraenim Tarmizi mengatakan, bahwa sebelumnya korban seperti menderita sakit, namun tidak terlalu dirasakannya, bahkan ketika keluarganya ingin membawanya berobat korban sempat menolak dan marah karena korban merasa tidak sakit.

Setelah keluarganya pulang, korban tiba-tiba pingsan dan sempat dibawa ke klinik Lapas, karena tidak kunjung siuman akhirnya korban dibawa ke RSUD Dr HM Rabain Muaraenim, dan setelah dirawat akhirnya meninggal dunia.

Baca: Pamit ke Rumah Teman, Gadis Manis Warga 3 Ilir Ini Menghilang, Katanya Dijemput Teman Tapi Siapa ?

Dikatakan Tarmizi, korban selama ini menghuni di Blok A Narkoba. Korban masuk ke lapas Muaraenim pada bulan Januari 2016 dalam kasus narkoba dengan hukuman 10 tahun. Selama di Lapas, keseharian korban biasa saja dan tidak pernah ribut.

Baca: SKIPM Palembang Terapkan Pelaporan Karantina Berbasis Internet

"Tadi kami telah menyerahkan jasad korban ke keluarganya, dan kami turut berbelasungkawa atas musibah tersebut," tukas Tarmizi mengaku baru pulang dari rumah korban. (*)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help