Tak Mau Kecolongan di Kota Palembang, Panwaslu Gencar Sosialisasi Tolak Politik Uang

Tak mau kecolongan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang gencar melakukan sosialisasi partisipatif tolak politik uang.

Tak Mau Kecolongan di Kota Palembang, Panwaslu Gencar Sosialisasi Tolak Politik Uang
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Palembang Dadang Apriyanto memberikan sosialisasi partisipatif tolak politik uang di Balai MBR Kelurahan 3/4 Ulu Kecamatan SU I, Senin (16/4/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Tak mau kecolongan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang gencar melakukan sosialisasi partisipatif tolak politik uang.

Ketua Panwaslu Palembang M Taufik SE MSi didampingi Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Palembang Dadang Apriyanto, Panwascam SU I, Sawaludin mengakui Kecamatan Seberang Ulu I merupakan peringat tertinggi kerawanan.

Menurut Taufik, semua tempat berpotensi politik uang. Indeks kerawanan pemilu Korbid antar lembaga. Ada beberapa wilayah kategori rawan disusupi money politic.

Baca: LRT Dipastikan Akan Dibawa Melewati Jembatan Musi II, Ini Alasan Kenapa tak Lintasi Ampera

Semua kecamatan tempat yang rawan, oleh Panwaslu Kota Palembang dilakukan sosialisasi berkesinambungan. Baik partisipatif maupun tolak politik uang. Sehingga di kota Palembang pemilih yang cerdas sesuai hati nurani jujur adil bermartabat, dan aman.

"SU I jadi stempel sejak lama. Kenapa titik rawan tertinggi karena di sini warga disinyalir dari segi ekonomi. Banyak perumahan tidak layak huni. Uang Rp 10 ribu sangat bermanfaat. Padat penduduk, dan pedagang," kata Dadang.

Untuk sosialisasi Paslon, maksimal Rp 25 ribu dikonversi baik bentuk uang barang, suvenir, payung, kalender, gelas. Tidak boleh lebih pada masa kampanye.

Baca: Siap-siap! AHM Luncurkan All New Honda Vario 125 dan 150 di Sumsel, Berikut Keunggulannya 

"Daerah pinggiran sangat rentan, padat penduduk. Mari kita jadikan pemilih yang cerdas. Ini dimensi pencegahan. Kalaupun ada penindakan di ujung namun kita upayakan dulu jangan. Indeks paling rendah di daerah Demang, IB I, ado pemilik rumah tapi tidak dihuni. Jadi Aset," terang Dadang.

Baca: SKIPM Palembang Terapkan Pelaporan Karantina Berbasis Internet

Panwascam SU I, Sawaludin mengatakan sebanyak 165 warga mengikut sosialisasi partisipatif tolak politik uang di Balai MBR Kelurahan 3/4 Ulu. Mencakup seluruh kelurahan se-Kecamatan SU I. (*)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help