Sempat Buat Geger & Mencekam, Inilah 5 Penjahat Legendaris Indonesia, No.2 Akhirnya Jadi Mualaf!

Akan tetapi, ada juga sebagian orang yang disebut legendaris karena kejahatannya.Berikut 5 orang Indonesia yang dikenang sebagai penjahat legendaris

Penulis: pairat | Editor: pairat
istimewa/kolase Sripoku.com

SRIPOKU.COM-- Seseorang dikenal dan dikenang oleh banyak orang biasanya karena memiliki prestasi atau jasa yang besar.

Misalnya saja, Rudi Hartono disebut sebagai pebulutangkis legendaris karena prestasinya dan Ir. Soekarno disebut tokoh legendaris karena perjuangannya melawan penjajah.

Akan tetapi, ada juga sebagian orang yang disebut legendaris karena kejahatannya.

Berikut 5 orang Indonesia yang dikenang sebagai penjahat legendaris yang dihimpun Sripoku.com dari berbagi sumber.

Berikut ulasannya!

1. Dukun AS

Bernama asli Nasib, sosok satu ini sempat membuat geger Indonesia bahkan dunia, saat menjadi tersangka pembunuhan 42 orang wanita dengan berkedok sebagai dukun.

Mayat para korbannya dikuburkan di perkebunan tebu Desa Sei Semayang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Sebelum menjadi tersangka kasus pembunuhan tersebut, dia sempat ditahan karena terjerat kasus pencurian ternak lembu. Saat bebas, Nasib mengubah namanya menjadi Ahmad Suradji.

Kejahatan AS (Ahmad Suradji) mulai terkuak saat polisi menemukan sesosok mayat wanita bernama Sri Kemala Dewi pada 27 April 1997. Dari keterangan yang berhasil dihimpun oleh polisi, diketahui wanita tersebut terakhir mendatangi AS yang saat itu berprofesi sebagai dukun.

Berdasarkan pemeriksaan dan barang bukti berupa pakaian serta perhiasan milik Sri Kemala Dewi yang ada di tempat praktek AS, polisi pun menciduk AS beserta istrinya menjadi tersangka.

Melalui pemeriksaan dan penyisiran lanjutan, ditemukan fakta yang lebih mencengangkan, bahwa korban sang dukun bukan hanya 1 tapi mencapai 42 orang yang dilakukan sejak tahun 1987 hingga 1997.

Namun menurut beberapa berita, dikatakan bahwa dukun AS menampik semua sangkaan tersebut. Konon, perbuatan dukun AS tersebut adalah untuk memperkuat ilmu hitam yang dia miliki, dimana dia diharuskan membunuh 70 orang wanita dan menghisap air liur nya. 

Pada 27 April 1998, dukun AS divonis hukuman mati oleh hakim sedangkan istrinya mendapat vonis hukuman seumur hidup.

Eksekusi hukuman mati terhadap dukun AS dilakukan pada Kamis, 10 Juli 2008. Kasus Dukun AS ini sempat diadaptasi menjadi film layar lebar dengan judul “ Misteri Kebun Tebu“.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved