Pemilihan Walikota Pagaralam

TNI Jadi Ring I Pengamanan Pilkada Pagaralam, Berani Buat Kegaduhan Bakal Terima Resiko Ini

Persiapan pengamanan Pilkada 2018 Pagaralam semakian dimatangkan oleh personel gabungan.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Odi Aria Saputra
Sripoku.com/Wawan
Tampak sejumlah anggota Polri dan TNI saat mengelar kegiatan simulasi pengamanan saat Pilkada di kantor KPUD Pagaralam, Selasa (6/2/2018). 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Persiapan pengamanan Pilkada 2018 Pagaralam semakian dimatangkan oleh personel gabungan.

Bertempat di Kantor KPUD Kota Pagaralam, sedikitnya tiga peleton personel dilibatkan baik dari Polres Pagaralam, Kodim 0405 Lahat (Koramil), Sat Pol PP dan PBK, Selasa (6/2/2018).

Pada kesempatan simulasi tersebut mematangkan persiapan sistem pengamanan kota, Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono melalui Kabag Ops, Kompol Indarmawan yang memimpin sumulasi pengamanan.

"Pola pengamanannya disuatu gedung. Pada simulasi hari ini kita gelar di Kantor KPUD Kota Pagaralam," kata Kabag Ops, Kompol Indarmawan.

Dijelaskannya, untuk pola pengamanan yang dilakukan melibatkan personel gabungan Polres, Koramil, Satpol PP dan PBK.

Anggota yang dilibatkan ini juga ada dari pasukan anti huru hara satu pleton.

"Mereka diberi arahan mengenai lokasi tugas pengamanan.

Khususnya TNI ada di ring I, selanjut di ring II ada personel Polri dan ring III Satpol PP dan lainnya," jelas Kompol Indarmawan.

Simulasi pola pengamanan gedung ini, tidak hanya dilakukan di Kantor KPU saja, namun juga bisa dilakukan di kantor Panwaslu, gedung DPRD, dan Pemkot Pagaralam.

"Semua personel diberi tugas dan fungsi untuk pengamanan masing-masing disertiap tahapan pilkada untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti bentrok massa pendukung," ujarnya.

Ditambahkan Dandim 0405 Lahat, Letkol CZI Srihartono melalui Danramil 10 Pagaralam, Kapten Inf Sudarno menambahkan, pada simulasi ini perseonel TNI yang dilibatkan berada diring I PAM Pilkada. Nantinya TNI akan berjaga mengamankan kotak suara.

"Penjagaan ini mengantisipasi jika terjadi bentrok massa pendukung masuk ke Gedung KPU yang berusaha membongkar paksa kotak suara hasil pencoblosan jelang Pilkada nanti.

Tambahan kekuatan pengamanan Pilkada Pagaralam personil TNI akan didatangkan dari Yonif 141 Muaraenim dan Raider atas perintah Pangdam II Sriwjaya," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved