SriwijayaPost/

Pemilihan Walikota Palembang

Kapolres Sebut Tahapan Ini Rawan Keributan di Pilwako Pagaralam

erdasarkan pengamatan pihak Polres Pagaralam dalam tahapan Pilkada Kota Pagaralam.

Kapolres Sebut Tahapan Ini Rawan Keributan di Pilwako Pagaralam
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Kapolres Pagaralam AKBP Dwi Hartono SIk MH bersama unsur muspida usai kegiatan simulasi pengamanan Pilkada di Alun-alun Kota Pagaralam, kemarin. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Berdasarkan pengamatan pihak Polres Pagaralam dalam tahapan Pilkada Kota Pagaralam.

Ada beberapa momen yang dianggap rawan baik keributan dan pelanggaran Pilkada.

Saat apel kesiapan PAM Pilkada di Lapagan Merdeka Alun-alun Utara, Senin (5/2/2018) Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH menyampaikan momen-momen yang harus diwaspadai oleh para personil PAM Pilkada Pagaralam.

"Adapun hal-hal yang dianggap rawan dalam tahapan serta pelaksanaan Pilkada Kota Pagaralam adalah pada saat penyerahan dukungan Calon Independen, Pendaftaran calon sampai proses penetapan calon atau Daftar Calon Tetap (DCT) mendatang," ujarnya.

Selian itu momen lainnya yang harus mendapat pengamanan ketat pada masa kampannye, dimana bukan tidak mungkin terjadi pertemuan antar masa masing-masing pasangan calon, dan ini harus diantisipasi sejak dini.

"Saat masa kempanye harus diatur dengan baik.

Kita juga akan menempatkan anggota intel kita untuk mengetahui kondisi dilapangan.

Apakah ada penyusup calon lain disaat calon lainnya berkampanye," tegasnya.

Selian kata Kapolres, setelah masa kampanye ada masa tenang.

Dimasa inilah tingkat kerawanan sangat bisa terjadi yakni terjadinya money politik (Politik uang).

Kerawanan berikutnya adalah pada saat pencoblosan, dimana nantinya ada warga atau pemilih yang bermasalah dengan identitas kependudukanya.

"Disinilah peran yang sangat krusial dari kita semua dalam melakukan pengawasan agar hal ini tidak terjadi pada Pilkada Kota Pagaralam," katanya.

Untuk mengantisipasi hal itu Polres menyiagakan lebih dari 700 personel yang terdiri dari TNI, Polri dan Unsur terkait seperti Sat Pol PP, Dishub, Scurity, Satgas BPBD, PPM, PPI dan Dinkes menyatakan siap mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pagaralam pada saat apel gabungan konsulidasi dan kesiapan pasukan PAM Pilkada.

"Menghadapi tahapan hingga pelaksanaan Pilkada Pagaralam ada sekitar 700 hingga 800 personel disiapkan diantaranya 300 personel Polri, 300 Personel Sat Pol PP, 250 Personel Dishub dan 150 personel dari unsur lain seperti TNI, Satgas, Scuriti, PPM dan PPI serta Dinas Kesehatan," urainya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help