SriwijayaPost/

Dianiaya Saat Sedang Tidur, Sopir Truk Babak Belur. Diduga Ini Penyebabnya

Korban mengalami luka robek pada bagian kepala, luka lecet bagian pelipis sebelah kanan dan luka memar di bagian lengan tangan kanan.

Dianiaya Saat Sedang Tidur, Sopir Truk Babak Belur. Diduga Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Jumalin (tengah) warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, tersangka penganiaya Dani Mistomi (31) warga Desa Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, diamankan di Polres Muaraenim, Rabu (11/10/2017). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Diduga belum membayar uang parkir, Jumalin (36), warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, nekat menganiaya Dani Mistomi (31) warga Desa Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, hingga babak belur di depan warung kopi di Perumahan perkebunan sawit PT Oki Tania Pratama (OTP) tepatnya di Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 14.30.

Dari informasi yang dihimpun Sripoku.com, Rabu (11/10/2017), penganiayaan tersebut terjadi ketika korban yang sehari-hari sebagai sopir truk sedang tertidur di depan warung kopi yang berada di perumahan perkebunan sawit PT Oki Tania Pratama (OTP).

Kemudian datang pelaku yang bertugas sebagai security PT OTP menemui korban karena kesal korban diduga belum membayar uang parkir.

Ketika korban terbangun pelaku tanpa basa basi langsung memukul korban menggunakan sepotong besi yang ukuran kurang lebih lima inchi dan panjang 50 cm ke arah korban.

Akibatnya korban mengalami luka robek pada bagian kepala, luka lecet bagian pelipis sebelah kanan dan luka memar di bagian lengan tangan sebelah kanan.

Korban kemudian berobat ke Puskesmas Desa beringin serta melaporkan kejadian tersebut di Polsek Rambang Lubai.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, tersangka sudah diamankan bersama barang bukti besi untuk menganiaya korban.

Penyebabnya tersangka marah karena korban belum membayar uang parkir kendaraannya.

Saat ini, tersangka sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help