TOPIK
Bom Makassar
-
Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap 3 terduga teroris yang diduga terlibat dalam perencanaan aksi bom bunuh diri
-
empat teroris di Bekasi, Jawa Barat, dan Condet, Jakarta Timur mempunyai bahan peledak yang cukup untuk membuat 70 bom pipa
-
Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri melakukan penggerebekan bengkel kontrakan terduga teroris.
-
Organisasi teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) kembali menjadi sorotan setelah kasus bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral Makassar.
-
- Istri Lukman (26), YSR, dikabarkan sedang hamil saat melakukan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Makassar,
-
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran membeberkan soal penangkapan empat terduga teroris di Kabupaten Bekasi dan Condet
-
Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pro ke ISIS selalu menyasar gereja seperti di Surabaya 2018 dan Jolo, Filipina, pada 2019.
-
Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga langsung memerintahkan Kepala Densus 88 Antiteror Polri, Brigjen Pol Marthinus Hukom ke Makassar
-
Mabes Polri mengungkap masih mengejar seorang terduga teroris bernama Saefullah alias Daniel alias Chaniago.
-
Menurutnya, perubahan anak sulung dari dua bersaudara itu, mulai terasa saat ia memutuskan untuk berhenti kuliah.
-
Orantua pelaku bom bunuh diri, Elis Mariani mengatakan, anaknya baru menikah dengan Lukman sekitar tujuh bulan lalu.
-
Salah satu identitas pelaku bom bunuh diri pun diketahui bernama Lukman dengan inisial L. Sementara yang perempuan belum.
-
penggeledahan di rumah L yang belakangan diketahui bernama Lukman, terduga pelaku bom bunuh diri.
-
bunyi ledakan terdengar ketika polisi menggeledah rumah terduga teroris di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Kabupaten Bekasi
-
Pelaku pengeboman bunuh diri Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, L, sempat meninggalkan surat wasiat untuk orangtuanya
-
Rosmini, pedagang makanan di Kanrerong Karebosi, Jalan Kartini yang berjarak beberapa meter dari ledakan melihat potongan tubuh
-
Nama Honorer DPRD Sulsel Adi Kurniawan viral dan menjadi perhatian usai ledakan bom bunuh diri di Makassar, 28 Maret 2021.
-
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit menyebut bahwa pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, menggunakan bom jenis bom panci.
-
Pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, merupakan jaringan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
-
Terungkap identitas pemilik sepeda motor yang ditunggangi pelaku di lokasi Ledakan di Gereja Katedral Makassar.
-
Identifikasi terhadap pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (28/3/2021)
-
Gereja Katedral pernah terkena ledakan bom pada 9 Oktober 1943 pada saat Kota Ujung Pandang dibom oleh tentara sekutu.
-
Dari pengumpulan serpihan tubuh itu, diperoleh kesimpulan bahwa pelaku berjumlah dua orang.
-
Bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) pukul 10.35 WITA diduga bukan buatan orang amatir.
-
Bom bunuh diri terjadi sekitar pukul 10.35 WITA setelah misa bagian dari rangkaian kegiatan paskah.
-
Polda Sulsel belum bisa memastikan jaringan yang terlibat atas kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral, Jl Kajaolalido, Kota Makassar
-
motor dengan nomor polisi DD 5984 MD tersebut atas nama Hasnawati dan beralamat Pampang Kecamatan Panakukang Makassar.
-
Ledakan di depan Gereja Katedral Makassar di Jalan Kadaolalido, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021) membuat warga panik
-
Dalam video tersebut terlihat seorang bapak tampak tengah diobati luka-lukanya yang ada di dada, perut, dan leher.
-
Asni (29) salah satu korban ledakam bom di Gereja Ketedral Makassar dirawat di RS Akademis Makassar, Jl Gunung Bulu Saraung, Minggu
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved