Berita OKI

Imbas Kenaikan Dolar, Harga Pakan Ikan, Kucing, dan Ayam di Pasar Kayuagung Melonjak

Harga pakan ikan, kucing, dan ayam di Pasar Tradisional Kayuagung, OKI, melonjak pascaLebaran akibat imbas kenaikan kurs dolar, Sabtu (13/6/2026).

Tayang:
Penulis: Nando Davinchi | Editor: tarso romli
Sripoku.com/Nando Davinchi
PAKAN HEWAN MEROKET - Edi, salah seorang pemilik toko pakan peliharaan dan ternak saat merapikan tumpukan karung pakan di lapaknya kawasan Pasar Tradisional Kayuagung, Kabupaten OKI, Sabtu (13/6/2026) siang. Pasca-Lebaran Idul Adha, harga pakan ikan, kucing, hingga pakan ayam di pasar ini kompak mengalami kenaikan signifikan berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per karung akibat dampak tingginya nilai tukar dolar.  

Ringkasan Berita:
  • Harga pakan ikan, kucing, dan ayam di Pasar Tradisional Kayuagung, OKI, melonjak signifikan pasca-Lebaran akibat imbas kenaikan kurs dolar, Sabtu (13/6/2026).
  • Pakan ikan naik rata-rata Rp 15.000/karung (30 kg), pakan kucing naik hingga Rp 15.000/karung (20 kg), sedangkan pakan ayam mengalami dua kali kenaikan total Rp 25.000/sak.
  • Selain pakan, perlengkapan ternak berbahan plastik ikut meroket 100 persen. Pedagang mengaku kebingungan karena adanya isu harga bakal naik lagi.

Baca juga: Sejumlah Siswa SD di Ogan Ilir Manfaatkan Nasi MBG untuk Pakan Ternak dan Dijual


SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Kabar kurang sedap menghampiri para peternak dan pencinta hewan peliharaan (pet lovers) di Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Pascalebaran Iduladha 1447 Hijriyah, harga berbagai jenis pakan hewan hingga perlengkapan ternak di pasar tradisional setempat mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan.

Kenaikan harga ini ditengarai merupakan imbas berantai dari fluktuasi nilai tukar mata uang dolar AS yang melambung tinggi, sehingga memicu naiknya harga bahan baku pakan impor di tingkat produsen sejak Mei 2026 lalu.

Edi, salah seorang pemilik toko pakan ternak di kawasan Pasar Tradisional Kayuagung, mengungkapkan bahwa kenaikan harga kali ini terjadi secara menyeluruh pada hampir semua jenis barang dagangannya.

"Sekarang ini boleh dikatakan naik galo (naik semua). Bukan cuma pakan hewan saja, tetapi alat-alat perlengkapan ternak peliharaan yang terbuat dari bahan plastik juga ikut meroket," keluh Edi saat diwawancarai di tokonya, Sabtu (13/6/2026) siang.

Menurut Edi, kenaikan harga komoditas pakan peliharaan bervariasi tergantung jenis hewan dan ukuran kemasan sak atau karung.

Berikut adalah rincian estimasi lonjakan harga yang terjadi di pasaran baru-baru ini:

Jenis Komoditas Pakan / Perlengkapan     Ukuran / Kemasan             Estimasi Nilai Kenaikan

Pakan Ikan (3 Jenis Pur Utama)                  Karung 30 Kilogram           Naik Rp 15.000 / karung
Pakan Kucing (Cat Food)                              Karung 20 Kilogram           Naik Rp 10.000 - Rp 15.000 /                                                                                                                                karung
Pakan Ayam / Burung                                   Sak / Karung                        Naik Rp 25.000 / sak (Dua kali                                                                                                                            naik)
Perlengkapan Plastik (Kantong Kresek)     Per Pak                                Naik hingga 100 persen (Dari Rp                                                                                                                                  6.000 jadi Rp 12.000)

Edi menambahkan, pakan ayam menjadi komoditas yang paling terpukul karena mengalami grafik kenaikan yang fluktuatif dalam waktu singkat.

"Pakan ayam kemarin itu hampir dua kali naik berturut-turut. Gelombang pertama naiknya tidak terlalu besar, lalu naik lagi Rp 15.000 per sak. Jadi kalau ditotal, naiknya bisa sampai selawe (Rp 25.000)," jelasnya.

Meskipun harga komoditas pakan melambung tinggi, Edi mengaku tingkat omzet penjualan di tokonya sejauh ini relatif stabil dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan drastis.

Hal ini disebabkan sebagian besar konsumennya merupakan para peternak mandiri dan pelanggan tetap yang wajib memenuhi kebutuhan pangan hewan harian.

"Pengaruh ke daya beli sebenarnya biasa bae, tidak terlalu anjlok. Tapi mayoritas pelanggan memang banyak yang kaget dan mengeluh, karena baru minggu kemarin harganya naik, ini sudah naik lagi," beber Edi.

Kondisi ketidakpastian pasar ini diakui Edi mulai membuat para pedagang di Pasar Kayuagung kebingungan dalam menentukan margin keuntungan.

Terlebih lagi, ia mendapatkan informasi dari pihak distributor bahwa masih ada potensi harga pakan akan kembali merangkak naik dalam beberapa pekan ke depan.

"Kabar burungnya memang sengaja diinformasikan bakal ada kenaikan lagi ke depan karena pasokan bahan baku. Jujur kami bingung jualan kalau begini terus; saingan di pasar makin banyak, modal makin mahal, dan harga jual di tiap toko jadi bermacam-macam," pungkasnya lesu.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved