Cegah Penyimpangan MBG, Kejari Pagar Alam Kumpulkan Ratusan Kepala Sekolah
Kejaksaan Negeri Pagar Alam mengadakan sosialisasi pencegahan penyimpangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Kegiatan ini melibatkan 205 kepala sekolah dari tingkat TK hingga SMP di Kota Pagar Alam.
- Kajari Pagar Alam menekankan pentingnya transparansi, kualitas bahan, dan kebersihan dapur MBG.
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam meminta sekolah menjadi garda terdepan dalam pengawasan lapangan.
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagar Alam menggandeng dunia pendidikan untuk mencegah dapur MBG dari segala bentuk penyimpangan.
Bertempat di Aula SDN 74 Kota Pagar Alam, Kajari Pagar Alam Ira Febrina turun langsung memimpin Sosialisasi Jaga Dapur MBG.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam, Nopi Apriyadi dan Korwil BGN Pagar Alam, serta 205 kepala sekolah dari TK, SD, hingga SMP negeri/swasta se-Kota Pagar Alam.
Acara ditandai penyerahan brosur "Jaga Dapur MBG" secara simbolis.
Kegiatan ini bukan seremoni biasa, tetapi juga pertemuan ini jadi langkah nyata Pagar Alam untuk mencegah, bukan memperbaiki.
Baca juga: Polisi Bongkar Pengoplosan LPG 3 Kg ke Tabung 12 Kg di OKU Timur, Diduga Disalurkan ke Dapur MBG
"Kita tidak mau program baik ini ternoda. Dapur MBG harus bersih, bahan berkualitas, dan sampai ke anak tepat waktu. Karena yang kita jaga bukan cuma makanan, tapi masa depan anak-anak kita," tegas Ira Febrina di hadapan para kepala sekolah.
Dikatakannya, Program MBG memang jadi isu terkini pendidikan Indonesia 2026.
Ketika pemerintah genjot program, pengawasan di lapangan jadi kunci.
Lewat kerja sama strategis Kejari dengan Dinas Pendidikan, Korwil BGN, dan seluruh kepala sekolah, Pagar Alam memilih jalur transparansi dan pencegahan dini.
"Bagi 205 kepala sekolah yang hadir, brosur itu bukan sekadar kertas. Itu pengingat bahwa setiap sendok nasi, setiap butir telur, ada mata yang mengawasi dan ada tanggung jawab bersama," tegas Kajari.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pagar Alam Nopi Apriyadi menambahkan, kegiatan ini tujuannya sederhana tapi penting untuk memastikan MBG benar-benar sampai ke siswa tanpa potongan, tanpa kompromi mutu, tanpa celah penyimpangan.
Karena anak Pagar Alam berhak dapat yang terbaik.
"Sekolah adalah garda terdepan. Kami minta kepala sekolah tidak hanya menerima, tapi ikut mengawasi. Mulai dari kualitas bahan, kebersihan dapur, sampai porsi yang sampai ke anak. Jangan sampai ada satu anak pun dirugikan," pungkasnya.
| Kasus Korupsi KUR Bank Sumsel Babel, Kejari Pagar Alam Kantongi Lima Nama Bakal Tersangka |
|
|---|
| Temukan Nama-Nama Baru, Kejari Pagar Alam Kembali Geledah Kantor Bank Milik Pemerintah Daerah |
|
|---|
| Siapa 'Nama Besar' Kasus Korupsi MBG, Disebut Jenderal Sony yang Jadi Otak Jual Beli Dapur SPPG |
|
|---|
| Kejari Pagar Alam Geledah Bank Sumsel Babel Terkait Korupsi KUR, Kasus Naik ke Penyidikan |
|
|---|
| PNM Mengajar Latih Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/dapurmbgpengawasan1.jpg)