Meski Rumah Aman, Warga Tulung Selapan OKI Bertaruh Nyawa Padamkan Rumah Tetangga yang Kebakaran

Kebakaran hebat menghanguskan empat rumah panggung di Desa Gajah Mati, Ogan Komering Ilir.

Tayang:
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/istimewa
TINGGAL PUING - Kebakaran di RT 5, jalan laut, Desa Gajah Mati, Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan pada Minggu (7/6/2026) pagi. Empat rumah kini tinggal puing. 

Ringkasan Berita:
  • Warga menunjukkan solidaritas tinggi dengan membantu memadamkan api dan mengevakuasi barang berharga.
  • Camat Tulung Selapan menduga penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dari salah satu rumah warga.
  • Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil masih dalam proses penghitungan.

 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Kebakaran terjadi di permukiman warga RT 5, Jalan Laut, Desa Gajah Mati, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan (Sumsel) pada Minggu (7/6/2026) pagi.

Empat unit rumah panggung tinggal puing arang usai terbakar habis tepat saat para pemiliknya tengah pergi menyadap karet.

Di tengah situasi genting tersebut, warga sekitar memperlihatkan aksi solidaritas yang tinggi berjibaku memdamkan api.

Mengetahui rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya bekerja, warga sigap menerobos masuk mengevakuasi motor milik korban agar tidak ikut terlalap api.

Baca juga: Satu Orang Terluka dalam Tragedi Kebakaran Rumah di Sekayu Muba

Saking besarnya kobaran api yang melahap material kayu bangunan, empat rumah panggung tak berhasil diselamatkan dan hanya menyisakan puing-puing hitam legam. 

Bahkan, satu rumah warga lainnya terpaksa dirusak sebagian demi memutus rantai api.

Disampaikan Camat Tulung Selapan, Ricat, mengatakan terdapat dinding rumah milik Nadi (45) sengaja dilepas secara paksa oleh warga.

"Tindakan cepat ini dilakukan agar api tidak ikut merambat lebih luas. Alhamdulillah, api akhirnya berhasil dipadamkan," terang Ricat.

Lebih lanjut, Ricat menjelaskan dugaan sementara penyebab kebakaran dahsyat ini adalah akibat korsleting listrik.

Percikan api diduga kuat berasal dari rumah seorang lansia bernama Rosian (75) yang kemudian dengan cepat merambat ke rumah di sebelahnya milik Cirwan (50), Kunuk (48), dan Supardi (70).

"Untuk korban jiwa dipastikan tidak ada, begitupun kendaraan tidak ada terbakar karena warga sigap membantu. Soal jumlah kerugian materil, saat ini masih dalam proses penghitungan," bebernya.

Kini, keempat kepala keluarga yang  kehilangan tempat tinggal tersebut untuk sementara waktu harus rela menumpang bernaung di rumah kerabat terdekat yang tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Baca juga: Kebakaran Rumah Panggung di Pampangan OKI, Satu Warga Luka Bakar pada Kaki

Musibah memilukan ini juga telah dilaporkan secara resmi ke Bupati OKI guna penanganan tindak lanjut.

"Semoga saja nantinya (para korban) dapat segera mendapatkan bantuan. Kami unsur kecamatan turut berduka sedalam-dalamnya atas kejadian ini, semoga para korban diberikan kesabaran dan ketabahan," harap Camat.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved