Breaking News

Berita Muba

Jelang Idul Adha, Harga Bawang Merah dan Tomat di Pasar Randik Sekayu Mulai Naik

Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Randik Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), terpantau masih relatif stabil

Tayang:
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni
PANTAU HARGA - Kepala UPTD Pasar Randik Muba Gunawan saat melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Randik Sekayu jelang Iduladha 1447 Hijriah. Sejumlah komoditas terpantau masih stabil, meski bawang merah dan tomat mulai mengalami kenaikan. 
Ringkasan Berita:
  • Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Randik Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), terpantau masih relatif stabil menjelang Hari Raya Idul Adha
  • Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan per Kamis (21/5/2026), mayoritas komoditas utama masih bertahan di harga normal. 
  • Kenaikan harga baru terlihat pada komoditas bawang merah yang mengalami kenaikan dari Rp46.000 menjadi Rp48.667 per kilogram. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU — Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Randik Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), terpantau masih relatif stabil menjelang Hari Raya Idul Adha

Meski demikian, fluktuasi harga mulai terjadi pada beberapa komoditas tertentu, seperti bawang merah dan tomat yang mulai merangkak naik akibat terkendala masalah pasokan.

Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan per Kamis (21/5/2026), mayoritas komoditas utama masih bertahan di harga normal. 

Beras premium Cap Selancar tercatat berada di angka Rp14.900 per kilogram, beras SPHP Bulog Rp11.800 per kilogram, dan daging sapi paha belakang tetap stabil di harga Rp150.000 per kilogram.

Untuk komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah bertahan di angka Rp18.000 per liter dan kemasan premium Rp22.000 per liter. 

Sementara untuk kelompok cabai, harga cabai merah keriting dipatok Rp60.000 per kilogram, cabai merah besar Rp55.000 per kilogram, dan cabai rawit merah bertengger di angka Rp74.333 per kilogram.

Kenaikan harga baru terlihat pada komoditas bawang merah yang mengalami kenaikan dari Rp46.000 menjadi Rp48.667 per kilogram. 

Langkah kenaikan serupa juga diikuti komoditas tomat yang merayap naik dari Rp12.000 menjadi Rp12.500 per kilogram.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Muba, Hendra Trys Tomi, menyatakan bahwa secara umum harga kebutuhan pangan di wilayah Muba masih sangat terkendali.

"Secara umum kondisi harga bahan pokok di Pasar Randik Sekayu masih stabil. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, seperti bawang merah dan tomat, namun kenaikannya masih dalam batas wajar. Monitoring perkembangan harga dan ketersediaan barang terus kita lakukan setiap hari," jelas Tomi.

Di sisi lain, Kepala UPTD Pasar Randik Muba, Gunawan, membeberkan bahwa naiknya harga bawang merah dan tomat murni dipicu oleh faktor distribusi dan keterlambatan pengiriman dari wilayah distributor.

"Kenaikan bawang merah dan tomat ini disebabkan keterlambatan pengiriman dari distributor. Selain itu, stok dari tingkat petani juga sempat kosong sehingga pasokan masuk ke pasar berkurang. Namun, kami prediksikan jika distribusi dan stok sudah kembali normal, harga di pasar akan berangsur turun," pungkas Gunawan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved